Inovasi Produk UMKM ‘CEMARA’ melalui FGD untuk Penguatan Desa Wisata Winduraja

Authors

  • Rizqi Syaroh Amaliyah Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum
  • Bambang Setiawan Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum
  • Noviani Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum
  • Erna Sulistiani Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum
  • Nazwa Prillia Marshanda Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum
  • Berliani Jannati Firadusi Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum
  • Tsaniyah Fatimatuzzahro Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum
  • Raden Noviyanti Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum
  • Afiyah Armina Ramadhan Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam
  • Annisa Rahmani Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam
  • Ateh Zakiah Sopiah Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam
  • Ilvi Nur Aulia Heryadi Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam
  • Irma Fitriyani Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam
  • Rosa Maelani Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam
  • Septi Laila Nurpadilah Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam
  • Tiara Kirani Rahayu Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam

DOI:

https://doi.org/10.32493/acb.v5i2.52058

Abstract

The snack-based MSMEs in Winduraja Village possess significant economic and tourism potential but face challenges in product innovation and packaging. This community service activity aims to develop innovative products based on MSMEs as a local culinary identity and as part of a strategy to strengthen the village tourism sector. A participatory-collaborative approach was employed, involving MSME actors and village institutions through stages of observation, needs analysis, product design, and a Focus Group Discussion (FGD). Local products such as comring, glass chips, and tempeh chips were developed with new flavor variants, attractive packaging, and names reflecting Sundanese cultural identity. The results include the creation of a distinctive village culinary brand and enhanced synergy among stakeholders. Participatory evaluation indicated increased MSME involvement, a sense of ownership, and encouragement of sustainable production initiatives. This program demonstrates that product innovation, combined with the FGD approach, can strengthen MSME competitiveness and build the village’s image as a community-empowered tourism destination.

References

Anjarsari, N., Silalahi, V. A. J. M., Siahaan, R. S., Simanjutak, A. S., Simanjuntak, M. W., Situmorang, K. J., Sondakh, E. B. C., & Tangkudung, A. G. D. (2024). Strategi pemberdayaan UMKM melalui inovasi kemasan produk. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 1324–1330.

Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology Publications.

Damanik, D., & Damanik, P. (2024). Sosialisasi pemberdayaan UMKM sektor pariwisata di Kabupaten Simalungun. Transformasi Masyarakat: Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian, 8–16.

Ife, J. (2016). Community development in an uncertain world: Vision, analysis and practice (2nd ed.). Cambridge University Press.

Jabbar, U. A., Intiar, S., & Mansur, A. (2025). Inovasi packaging produk sebagai upaya peningkatan daya jual UMKM aneka. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1–7.

Limanseto. (2025, Januari 15). Pemerintah dorong UMKM naik kelas untuk tingkatkan kontribusi terhadap ekspor Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6152/pemerintah-dorong-umkm-naik-kelas-tingkatkan-kontribusi-terhadap-ekspor-indonesia

Maria, V., Situmeang, T., & Ardana, R. F. (2024). Strategi pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif di Kecamatan Serang Kabupaten Serang. SAMMAJIVA: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen, 12–36.

Rosmadi, N., & L. M. (2021). Inovasi dan kreativitas pelaku usaha UMKM di era Covid-19. IKRAITH-EKONOMIKA, 87–94.

Purnomo, A. (2024). Pengembangan inovasi kemasan untuk meningkatkan merek dan keunggulan kompetitif bagi UMKM Klanting Sumber Rezeki Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Jurnal Pengabdian UMKM, 72–76.

Rahmawati, A., & Izzalqurny, T. R. (2024). Inovasi pangan desa Kebobang: Kreasi olahan ubi Gunung Kawi menuju ekonomi desa berdaya. Global Abdimams: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 35–43.

Ramadhan, M. T., Pelu, M. F. A., Utami, A. T., Akwila, F., & Al-Fathan, D. Z. (2025). Meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah melalui daya tarik wisata halal internasional yang kreatif. Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan, 19–32.

Sirait, E., Sugiharto, B. H., Abidin, J., Padang, N. S., & Putra, J. E. (2024). Peran UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan perekonomian di Indonesia. Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 3816–3829.

Titisari, K. H., Hussein, A. S., Hadi, P., Hapsari, R., Astungkara, A., & Wijayanti, A. (2023). Pelatihan dan pendampingan UMKM menuju kawasan wisata Kampung Batik Laweyan. Journal of Human and Education, 592–599.

Widodo, R. D., & Santoso, D. B. R. R. (2023). Peningkatan produktivitas, kualitas, dan pemasaran olahan gula aren berbasis penerapan IPTEKS di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 3660–3665.

Widyanti, T., Tetep, T., Supriatna, A., & Nurgania, S. (2022, July 12). Development of a local wisdom-based creative economy. In Proceedings of the 6th Global Conference on Business, Management, and Entrepreneurship (GCBME 2021) (pp. 38–41). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.220701.009

Zulfan, M., Ngatemin, & Sitepu, M. R. (2023). Sinergi potensi kuliner lokal dalam pengembangan desa wisata Pematang Johar, Sumatera Utara. Jurnal Gastronomi Indonesia, 23–32.

Downloads

Published

2025-08-29

How to Cite

Syaroh Amaliyah, R., Bambang Setiawan, Noviani, Erna Sulistiani, Nazwa Prillia Marshanda, Berliani Jannati Firadusi, … Tiara Kirani Rahayu. (2025). Inovasi Produk UMKM ‘CEMARA’ melalui FGD untuk Penguatan Desa Wisata Winduraja. ACITYA BHAKTI, 5(2), 100–109. https://doi.org/10.32493/acb.v5i2.52058