Analisis Data Pasien menggunakan Algoritma Naïve Bayes untuk Klasifikasi Kategori Risiko Penyakit Menular di Puskesmas Rawa Buntu
DOI:
https://doi.org/10.32493/joaiia.v7i3.61854Keywords:
Naïve Bayes, Data Mining, klasifikasi, Prediksi Penyakit, StreamlitAbstract
Penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC), Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi permasalahan kesehatan yang sering ditemukan pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Tingginya jumlah pasien menyebabkan proses analisis data secara manual menjadi kurang dan berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam identifikasi risiko penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma Naïve Bayes dalam mengklasifikasikan kategori risiko penyakit menular berdasarkan data pasien di Puskemas Rawa Buntu. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data, data cleaning, data selection, data transformation, proses training model, dan evaluasi model. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework Streamlit. Data gejala pasien direpresentasikan dalam bentuk atribut biner untuk mempermudah proses klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mampu melakukan klasifikasi kategori risiko penyakit menular dengan tingkat akurasi sebesar 97%. Sistem yang dibangun mampu membantu proses identifikasi penyakit secara lebih cepat, konsisten, dan objektif sehingga dapat mendukung tenaga medis dalam pengambilan keputusan awal terhadap kondisi pasien.
References
[1] S. T. Hanafi, W. U. Panjaitan, A. R. Ramadhan, and S. H. Purba, “Penerapan Sistem Informasi Kesehatan di Puskesmas di Indonesia,” Sagita Acad. J., vol. 3, no. 1, pp. 19–23, 2025, doi: 10.61579/sagita.v3i1.333.
[2] S. Anwar et al., “Klasifikasi Penentuan Tingkat Penyakit Demam Berdarah dengan menggunakan Algoritma Naïve Bayes ( Studi Kasus Puskesmas Nagreg ),” vol. 6, no. 1, pp. 205–212, 2024.
[3] C. A. Rahayu, “Prediksi Penderita Diabetes Menggunakan Metode Naive Bayes,” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 11, no. 3, 2023, doi: 10.23960/jitet.v11i3.3055.
[4] P. P. D. B, “Implementasi Data Mining Klasifikasi Gejala Penyakit TB Menggunakan Algoritma Naive Bayes pada Studi Kasus,” vol. 5, no. 3, pp. 2888–2898, 2024.
[5] A. P. Wijaya, G. P. Annanto, and A. Saputra, “Klasifikasi Tingkat Demam Berdarah menggunakan Metode Naive Bayes Classifier untuk Deteksi Dini,” vol. 7, no. 1, pp. 14–21, 2025.
[6] G. E. Yuliastuti, C. N. Prabiantissa, A. M. Rizki, J. T. Informatika, J. T. Informatika, and F. I. Komputer, “Klasifikasi Penyakit Menular Seksual Menggunakan Naïve Bayes,” pp. 48–53, 2021.
[7] M. A. Apriharta, Z. Putrawan, D. Zulhan, and U. D. Nuswantoro, “Penerapan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes dalam Klasifikasi Kebutuhan Perawatan Pasien Demam Berdarah Dengue,” vol. 3, no. 1, pp. 34–42, 2025.
[8] E. E. Pramana and A. Saifudin, “Implementasi Data Mining Untuk Diagnosa Prediksi Penyakit Tuberculosis Dengan Menggunakan Algoritma Naïve Bayes,” vol. 1, no. 3, pp. 745–759, 2023.
[9] M. Jasri, A. Wijaya, and M. Rizqi, “Penerapan Data Mining untuk Klasifikasi Penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD ) Dengan Metode Naïve Bayes ( Studi Kasus Puskesmas Taman Krocok ),” vol. 8, no. 1, pp. 35–42, 2022.
[10] Sonia Indhira, Yuhandri, and B. Hendrik, “Penerapan Metode Naïve Bayes Dalam Mengklasifikasi Penyakit ISPA di Puskesmas,” J. KomtekInfo, vol. 11, no. 4, pp. 197–204, 2024, doi: 10.35134/komtekinfo.v11i4.541.
[11] M. A. Wahyudi, A. N. Jiddan, R. S. Rohman, and E. Marsusanti, “Penerapan Algoritma Naive Bayes Untuk Prediksi Penyakit Diare Pada Balita,” Indones. J. Comput. Sci., vol. 2, no. 2, pp. 43–50, 2023, doi: 10.31294/ijcs.v2i2.2373.
[12] V. D. Lestari, J. Fredricka, and F. I. Nizar, “Implementasi Metode Bayes untuk Klasifikasi Penyakit Pasien pada Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu,” vol. 5, no. 1, pp. 409–419, 2025.
[13] F. Fadhilah, “Penerapan Metode Naive Bayes Pada Aplikasi Sistem Pakar Untuk Diagnosa Penyakit Kulit Pada Kucing,” J. Infomedia, vol. 5, no. 1, p. 23, 2020, doi: 10.30811/jim.v5i1.1602.
[14] P. A. Gatto, R. M. Awangga, R. Andarsyah, K. Bandung, J. Barat, And A. Aegypti, “Diagnosis Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Naïve Bayes,” Vol. 7, No. 3, Pp. 1676–1681, 2023.
[15] M. S. Syarah, M. Wati, and N. Puspitasari, “Klasifikasi Penderita ISPA Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier,” vol. 1, pp. 8–15, 2022.






