Membangun Loyalitas Karyawan Melalui Work-Life Balance dan Kepuasan Kerja Pada Industri Jasa Keuangan Di Tangerang Selatan

Authors

  • Eko Sudarso Universitas Pamulang

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Work-Life Balance dan kepuasan kerja dalam membangun loyalitas karyawan pada industri jasa keuangan di Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan dengan masa kerja yang beragam. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi sumber serta teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance berperan dalam menciptakan kenyamanan kerja melalui fleksibilitas waktu, pengelolaan beban kerja, dan dukungan organisasi, tetapi penerapannya belum optimal. Kepuasan kerja menjadi faktor yang lebih dominan dalam membangun loyalitas, terutama melalui kompensasi, pengembangan karier, hubungan kerja, lingkungan kerja, dan kepemimpinan. Karyawan yang merasa puas cenderung memiliki komitmen dan keinginan bertahan yang lebih kuat. Temuan ini menunjukkan pentingnya integrasi kebijakan Work-Life Balance dan kepuasan kerja dalam membangun loyalitas karyawan secara berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, Loyalitas Karyawan, Industri Jasa Keuangan, Tangerang Selatan.

 

References

Allen, N. J., & Meyer, J. P. (1996). Affective, continuance, and normative commitment to the organization: An examination of construct validity. Journal of Vocational Behavior, 49(3):252–276.

Bevan, S., McGee, R., Quadrello, T., & Robinson, D. (2007). Work-life balance: A review of the issues. Journal of Management & Organization, 13(2):182–190.

Frone, M. R., Russell, M., & Cooper, M. L. (1992). Antecedents and outcomes of work-family conflict: Testing a model of the work-family interface. Journal of Applied Psychology, 77(1):65–78. https://doi.org/10.1037/0021-9010.77.1.65

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work-family balance: A review and extension of the literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of occupational health psychology (2nd ed., pp. 165–183). American Psychological Association.

Haar, J. M., Russo, M., Suñe, A., & Ollier-Malaterre, A. (2014). Outcomes of work-life balance on job satisfaction, life satisfaction and mental health: A study across seven cultures. Journal of Vocational Behavior, 85(3):361–373.

Locke, E. A. (1976). The nature and causes of job satisfaction. In M. D. Dunnette (Ed.), Handbook of industrial and organizational psychology (pp. 1297–1343). Rand McNally.

Luthans, F. (2011). Organizational behavior (12th ed.). McGraw-Hill.

Rahman, F., & Nasution, M. (2020). Pengaruh work-life balance terhadap loyalitas karyawan melalui kepuasan kerja di industri jasa keuangan. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(2):112–124.

Robbins, S. P. (2005). Perilaku organisasi. Salemba Empat.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson. Sari, D. (2019). Pengaruh work-life balance dan kepuasan kerja terhadap loyalitas karyawan di sektor perbankan Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 12(1):45–55.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Downloads

Published

2026-09-15