Efek Pemberian Campuran Cuka dan Air Garam Terhadap Laju Korosi Material SS HL 201 dan SS HL 304

Authors

  • Farid Wazdi Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/jtc.v7i1.47879

Keywords:

Laju Korosi, Stainless Steel, Larutan Garam, Larutan Cuka, Plat SS HL 201, Plat SS HL 304

Abstract

Korosi pada stainless steel adalah kromium oksida, yang terbentuk pada permukaan material  karena  afinitas  tinggi  kromium  untuk  bergabung  dengan oksigen. Laju korosi ini akan dipengaruhi oleh media pengkorosian oleh karena itu pemilihan material yang tepat akan menghemat biaya produksi dan perawatannya sehingga mengurangi biaya produksi. Salah satu jenis material yang cukup menarik untuk diteliti adalah SS HL 201 dan SS HL 304 karena sifatnya yang tahan karat. Maka dari itu, perlu dilakukan pengujian korosi untuk mengetahui ketahanan korosi pada masing-masing material SS HL 201 dan SS HL 304. Lapisan kromium oksida ini bersifat pasif (tidak aktif secara kimiawi), kuat (melekat kuat pada permukaan baja tahan karat), dan dapat diperbarui sendirimetodologi penelitian dilakukan dengan cara korosi paksa menggunakan sistem elektrochemical dengan media larutan campuran cuka dan dan air garam, dengan variasi waktu dan tegangan yang bebeda setiap pengujiannya kemudian hasil  korosinya  dengan  pengambilan  gambar  menggunakan  optik dan SEM. Perhitungan penelitian dengan menggunakan rumus CR (Corrotion  Rate) dimana konstanta faraday 96500 C/mol, atomic weight = 288,16 kg/mol, electron valensi 2, density material 7800 kg/m3 dan nilai  berubah-ubah sesuai   dengan   tegangan   yang   telah   ditentukan. Pada pengujian laju korosi masing-masing plat SS HL 201 dalam sembilan kali pengujian spesimen yang diberi tegangan dari  - 16 volt dengan proses oksidasi oleh media campuran larutan garam dan cuka memiliki nilai rata-rata laju korosi oksidasi oleh media campuran larutan garam dan cuka memiliki rata-rata laju korosi (corrosion rate)  1,043434386 mm3/s. Pada pengujian laju korosi setiap plat SS HL 304 dalam Sembilan kali pengujian spesimen yang diberi tegangan dari 3 – 13 volt, dengan proses oksidasi oleh media campuran larutan garam dan cuka memiliki nilai  rata-rata laju korosi  0,9725707 mm3/s.

References

[1] S. M. B. Respati, “Analisis Pengelasan Smaw Tegangan Dc Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan, Foto Makro Dan Mikro Pada Stainless Steel 304,” J. Pengelasan, vol. 15, p. 5, 2019, doi: 2406-9329.

[2] Pungky setyawan, “Peningkatan Kekuatan Tarik Sambungan Single V-Groove Baja St37 Dengan Variasi Arus Pengelasan Smaw terhadap uji mikrostruktur,” J. Pengelasan, vol. 14, p. 11, 2021.

[3] Zou Dongting Wu a, “Corrosion resistance of stainless steel layer prepared by twin-wire indirect arc surfacing welding,” J. Vac., vol. 177, p. 10, 2020, doi: 109348.

[4] S. Wisma, “Pengaruh Variasi Kampuh V Tunggal Dan Kampuh Tirus Ganda Terhadap Kekuatan Tarik Dan Mikrostruktur Pada Proses Metal Inert Gas ( Mig ),” J. Tek., vol. 1, p. 9, 2022.

[5] H. Irawan, “Studi Eksperimental Efek Kuat Arus Terhadap Distribusi Kekerasan Di Daerah Las Pada Pengelasan GMAW Secara Manual,” Jur. Tek. Mesin ITATS, vol. V, pp. 229–234, 2017.

[6] A. Hamid, “Analisa Pengaruh Arus Pengelasan Smaw Pada Material Baja Karbon Rendah Terhadap Kekuatan Material Hasil Sambungan,” J. Pengelasan, vol. 7, no. 15018, pp. 1–23, 2016.

[7] A. Setyawan, “Analisa Ketangguhan Dan Struktur Mikro Pada Daerah Las Dan Haz Hasil Pengelasan Sumerged Arc Welding Pada Baja Sm 490,” J. Tek. Mesin, vol. 8, no. 1, p. 12, 2006.

[8] M. Rizsaldy Sugestian, “Pengaruh Besar Arus Listrik Dengan Menggunakan Elektroda Smaw Terhadap Kekuata Sambungan Las Butt Joint Pada Plat Mild Steel,” J. Tek. Perkapalan Fak. UNDIP., vol. 67, p. 12, 2006.

[9] Wawan Karmawan, “Analisa Kekuatan Variasi Arus Las SMAW Dengan Elektroda E 7018 Bahan Baja ST 42 Terhadap Sifat Mekanis,” Oktober 2020 J. JMMME, vol. 1, no. 2, p. 19, 2020.

[10] H. Purwanto, “Analisa Pengaruh Kuat Arus Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan, Kekuatan Tarik Pada Baja Karbon Rendah Dengan Las Smaw Menggunakan Jenis Elektroda E7016,” J. Ilm. cendekia eksakta, vol. 1, no. 1, p. 7, 2017, doi: 2528-5912.

[11] M. Saripuddin, “Pengaruh Hasil Pengelasan Terhadap Kekuatan Dan Kekerasan,” ILTEK J. Teknol., vol. 11, no. 02, pp. 1658–1663, 2016, doi: 10.47398/iltek.v11i02.433.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Wazdi, F. (2024). Efek Pemberian Campuran Cuka dan Air Garam Terhadap Laju Korosi Material SS HL 201 dan SS HL 304. Jurnal Teknik Mesin Cakram, 7(1), 29–38. https://doi.org/10.32493/jtc.v7i1.47879

Issue

Section

Articles