Pengaruh Suhu dan Waktu Pemurnian Etanol 30% Terhadap Perpindahan Panas pada Kondensor dan Sifat Etanol
DOI:
https://doi.org/10.32493/jtc.v8i1.49220Keywords:
Etanol, Pemurnian, Suhu, Reaktor, KondensorAbstract
Bioetanol merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi besar sebagai pengganti bahan bakar fosil. Proses pemurnian bioetanol, khususnya dari kadar 30% menuju kadar yang lebih tinggi, membutuhkan teknologi pemisahan yang efisien, seperti kondensor. Salah satu parameter penting dalam proses ini adalah tingkat Suhu yang digunakan selama pemisahan. Metode yang digunakan meliputi eksperimen dengan variasi tingkat Suhu pada sistem kondensasi. Parameter utama yang dihasilkan pada penelitian ini adalah energi perpindahan panas konveksi pada kondensor dan karakteristik bioetanol yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat Suhu terhadap produksi bioetanol dalam proses pemurnian, khususnya pada penggunaan kondensor. Dengan memahami hubungan antara Suhu dan hasil produksi, diharapkan penelitian ini dapat memberikan rekomendasi operasional yang lebih efektif dan efisien untuk meningkatkan mutu bioetanol, mengurangi pemborosan energi, dan menekan biaya produksi. Variasi suhu dan waktu pemanasan sangat mempengaruhi hasil akhir karakteristik fisik etanol, sehingga diperlukan optimasi lebih lanjut terhadap parameter operasi pemurnian agar diperoleh etanol dengan kualitas yang sesuai standar nasional. Nilai viskositas mendekati standar SNI sebesar 1,525 N•s/m². Beberapa pengujian menunjukkan nilai viskositas yang jauh lebih tinggi dari standar, yang mengindikasikan kemungkinan adanya pengotor atau senyawa lain yang belum terpisah sempurna dalam proses pemurnian. Nilai viskositas sangat rendah, yakni 0,474 N•s/m², yang bisa mengindikasikan kehilangan sebagian komponen etanol akibat kondisi proses yang kurang optimal. Seluruh hasil pengujian, densitas menunjukkan nilai yang jauh lebih tinggi dari standar SNI sebesar 0,789 g/cm³, dengan rentang antara 0,933 hingga 0,961 g/cm³. Sementara itu, hasil titik nyala (flash point) menunjukkan nilai mendekati atau bahkan lebih rendah dari standar SNI sebesar 12°C, yakni masing-masing 13°C dan 10,5°C.
References
[1] N. I. F. Nisa and A. Aminudin, “Pengaruh Waktu Distilasi Etanol-Air Terhadap Konsentrasi Overhead Product dan Bottom Product,” Chem. Eng. Res. Artic. ISSN, vol. 2, no. 1, pp. 19–25, 2019, doi: https://doi.org/10.25273/cheesa.v2i1.4469.
[2] A. Cahyaningtiyas, C. Sindhuwati, J. T. Kimia, and P. N. Malang, “PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI SACCHAROMYCES CEREVISIAE PADA PEMBUATAN ETANOL DARI AIR TEBU,” Distilat J. Teknol. Separasi, vol. 7, no. 9, pp. 89–94, 2021, doi: https://doi.org/10.33795/distilat.v7i2.207.
[3] C. S. Lailly Qomariyah, “PENGARUH PENAMBAHAN NPK DAN UREA PADA PEMBUATAN ETANOL DARI AIR TEBU MELALUI PROSES FERMENTASI,” Distilat J. Teknol. Separasi, vol. 7, no. 9, pp. 82–88, 2021, doi: https://doi.org/10.33795/distilat.v7i2.186.
[4] D. Wahyudi, Y. Hendrawan, and N. Hamidi, “Bernoulli Distillation System ( BDS ) for Bioethanol Sorghum Stalk Purification,” Pertanika J. Sci. Technol., vol. 32, no. 6, pp. 2421–2440, 2024, doi: https://doi.org/10.47836/pjst.32.6.02.
[5] K. Haryani, N. A. Handayani, H. Harles, and S. A. Putri, “Pengaruh Konsentrasi Pati dan Yeast pada Pembuatan Etanol dari Pati Sorgum Melalui Proses Simultaneous Saccharification and Fermentation ( SSF ) dan Separated Hydrolysis Fermentation ( SHF ) Kristinah Haryani dkk / Jurnal Rekayasa Mesin,” J. Rekayasa Mesin, vol. 16, no. 2, pp. 132–139, 2021.
[6] M. F. Ferdinal and A. A. Wibowo, “Studi Optimasi Pressure Swing Distillation Pada Pemurnian Etanol Menggunakan Chemcad,” Distilat J. Teknol. Separasi, vol. 7, no. 2, pp. 255–263, 2021, doi: 10.33795/distilat.v7i2.217.
[7] S. Isvandiary and S. Tjahjani, “PEMANFAATAN ZEOLIT ALAM UNTUK MENINGKATKAN KEMURNIAN BIOETANOL DARI SINGKONG KARET (Manihot glaziovii),” UNESA J. Chem., vol. 9, no. 1, pp. 1–7, 2020.
[8] M. I. Hutasuhut, “Analisis Perpindahan Kalor Kondensor Pada Proses Distilasi Bioetanol Sebagai Biofuel Dari Campuran Limbah Buah Salak Dengan Limbah Air Kelapa,” J. Mech. Eng. Manuf. Mater. Energy, vol. 2, no. 2, p. 43, 2018, doi: 10.31289/jmemme.v2i2.2006.
[9] D. Wahyudi, Y. Hendrawan, and N. Hamidi, “Performance of low cost sensor temperature logger in double jacket reactor vacuum distillation,” Indones. J. Electr. Eng. Comput. Sci., vol. 33, no. 3, pp. 1424–1435, 2024, doi: 10.11591/ijeecs.v33.i3.pp1424-1435.
[10] Y. Maulana, Y. S. Gaos, and I. Wiradinata, “ANALISIS KESEIMBANGAN TERMAL SISTEM PENDINGIN MESIN PEMBANGKIT LISTRIK ORC (ORGANIC RANKINE CYCLE) KAPASITAS 500 kW,” AME (Aplikasi Mek. dan Energi) J. Ilm. Tek. Mesin, vol. 5, no. 1, p. 24, 2019, doi: 10.32832/ame.v5i1.2354.
[11] E. K. Wati, Perpindahan Kalor & Massa Konsep dan Aplikasi. 2021.
[12] T. Setiawan, “Rancang bangun alat destilasi uap bioetanol dengan bahan baku batang pisang,” J. Media Teknol., vol. 04, no. 02, pp. 119–128, 2018.
[13] D. Wahyudi, D. Hari, T. Prasetiyo, M. F. Noor, and A. Darmanto, “PURIFICATION AND CHARACTERISTICS OF WASTE LUBRICATING OIL AS DIESEL-LIKE FUEL,” J. Mech. Eng., vol. 69, 2025.
[14] Y. Hendrawan, A. Lastriyanto, B. D. Argo, and O. E. Y, “Variasi Tekanan Dan Suhu Pada Proses Purifikasi Etanol Menggunakan Membran Komposit Poly Ether Sulfone Pada Proses Pervaporasi Membran Various Of Pressure and Temperature In Ethanol Purification Using Composite Membrane Poly Ether Sulfone In Membrane Perv,” J. Keteknikan Pertan. Trop. dan Biosist., vol. 4, no. 3, pp. 262–274, 2016.
[15] M. Suharto, A. A. Wibowo, and P. H. Suharti, “Optimasi Pemurnian Etanol Dengan Distilasi Ekstraktif Menggunakan Chemcad,” Distilat J. Teknol. Separasi, vol. 6, no. 1, pp. 1–7, 2020, doi: 10.33795/distilat.v6i1.53.
[16] H. Riupassa and W. G. Allo, “Analisis Konveksi Alami dan Paksa dengan Variasi Material,” J. Tek. Mesin, vol. 8, no. 1, pp. 39–48, 2019, [Online]. Available: http://ojs.ustj.ac.id/mesin/article/view/428.
[17] O. N. Bagaskara, “Perbandingan Laju Perpindahan Panas Pada Kondensor Pltu Unit Iv Pt . Pjb Up Gresik Dengan Perbedaan Material Tube Aluminium Brass C6870T Dan Titanium Tth35W Perbandingan Laju Perpindahan Panas Pada Kondensor Pltu Unit Iv Pt . Pjb Up Gresik Dengan Perbedaa,” Tugas Akhir, 2016.
[18] D. ESDM RI, “SK Dirjen Minyak dan Gas Bumi Nomor 23204.K/10/DJM.S/2008 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Nabati (Biofuel) Jenis Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Lain yang Dipasarkan di Dalam Negeri,” pp. 1–3, 2008.
[19] K. S. Widyaningrum, D. K. Setiawan, and B. S. Kaloko, “Pengaruh Variasi Suhu Destilasi Terhadap Karakteristik Minyak Jarak Sebagai Alternatif Isolasi Cair pada Transformator Daya,” Berk. Sainstek, vol. 5, no. 1, p. 41, 2017, doi: 10.19184/bst.v5i1.5374.
[20] A. E. Mansy et al., “Sustainable production of bioethanol from office paper waste and its purification via blended polymeric membrane,” Energy Convers. Manag., vol. 299, no. September 2023, p. 117855, 2024, doi: 10.1016/j.enconman.2023.117855.
[21] A. Di Benedetto, R. Sanchirico, and V. Di Sarli, “Effect of pressure on the flash point of various fuels and their binary mixtures,” Process Saf. Environ. Prot., vol. 116, pp. 615–620, 2018, doi: 10.1016/j.psep.2018.03.022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurul Hakiki, Djoko Wahyudi, Muhammad Fathuddin Noor

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



