PENGALAMAN PENGGUNA TIKTOK BERDASARKAN ALGORITMA DALAM MEMBENTUK OPINI MELALUI KONTEN FYP: STUDI KASUS PADA AKUN (@hey.tessss) #MAMABEBEK

Authors

  • aprillianti Maulidya universitas pamulang
  • Salwa Lila Vahista Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/mdkm.v3i1.57531

Keywords:

algoritma Tiktok, Pembentukan opini, pengalaman pengguna, parasocial interaction, Konten @hey.tessss

Abstract

Perkembangan media sosial berbasis algoritma telah mengubah pola konsumsi informasi dan proses pembentukan opini publik. TikTok, melalui sistem rekomendasi For You Page (FYP), menghadirkan konten yang dipersonalisasikan berdasarkan perilaku pengguna, sehingga setiap individu menerima pengalaman media yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pengguna TikTok dalam mengonsumsi konten FYP serta peran algoritma dalam membentuk opini melalui konten akun @hey.tessss atau tagar #mamabebek yang berfokus pada edukasi emosional dan pengembangan diri, terutama bagi kaum perempuan, melalui tema-tema kemandirian, hubungan interpersonal, batasan diri, serta proses menjadi pribadi yang dewasa, khususnya di kalangan Generasi Z. Penelitian ini berpijak pada perspektif psikologi komunikasi dengan mengacu pada konsep parasocial interaction dan peran algoritma sebagai gatekeeper dalam kurasi konten digital. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam secara daring, observasi non-partisipan, serta dokumentasi terhadap konten dan interaksi audiens.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma TikTok berperan sebagai gatekeeper yang memperkuat paparan konten secara berulang, sehingga membentuk persepsi relevansi, validasi emosional, dan kedekatan emosional antara pengguna dan kreator. Paparan konten yang konsisten mendorong terbentuknya hubungan parasosial yang memengaruhi proses psikologis pengguna, mulai dari persepsi, interpretasi pesan, hingga pembentukan opini terhadap isu-isu kehidupan sehari-hari yang diangkat kreator. Namun, pengaruh tersebut bervariasi pada setiap individu, bergantung pada intensitas paparan konten serta kondisi psikologis masing-masing pengguna.

References

Adistri, N., Rusman, A. A., & Irwansyah. (2025). Pemenuhan Kebutuhan Informasi pada TikTok: Studi Uses and Gratification di Era Digital. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 8(2), 103–116.

Gillespie, T. (2014). The relevance of algorithms. Dalam Media Technologies: Essays on Communication, Materiality, and Society. MIT Press.

Horton, D., & Wohl, R. R. (1956). Mass communication and para-social interaction: Observations on intimacy at a distance. Psychiatry, 19(3), 215–229.

Jayanti, M., et al. (2025). Teori Uses and Gratifications terhadap Kecenderungan Kecanduan Informasi di TikTok. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik.

Kaye, D. B. V., Chen, X., & Zeng, J. (2022). The co-evolution of Douyin and TikTok. Mobile Media & Communication, 10(2), 229–253.

Natalia, W. K., & Fatikh, M. A. (2019). Gatekeeping dalam Media Sosial. Jurnal PIKMA.

Algorithmic Gatekeeping and Democratic Communication (2025). European Journal of Communication and Media Studies.

Tandoc, E. C., & Maitra, J. (2022). News avoidance, selective exposure, and algorithmic curation. Digital Journalism, 10(6).

Uses and Gratifications Theory. Wikipedia (sebagai referensi konseptual pendukung).

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Maulidya, aprillianti, & Vahista, S. L. (2026). PENGALAMAN PENGGUNA TIKTOK BERDASARKAN ALGORITMA DALAM MEMBENTUK OPINI MELALUI KONTEN FYP: STUDI KASUS PADA AKUN (@hey.tessss) #MAMABEBEK. Jurnal Media Komunikasi, 3(1), 49–56. https://doi.org/10.32493/mdkm.v3i1.57531