LIVING QUR’AN dan TANTANGAN ERA DIGITAL (INTEGRASI NILAI-NILAI QUR’ANI dalam KEHIDUPAN MODERN)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena Living Qur’an dalam konteks tantangan era digital serta bagaimana nilai-nilai Qur’ani dapat diintegrasikan ke dalam kehidupan modern. Di tengah derasnya arus informasi, globalisasi budaya dan kemajuan teknologi, pemaknaan dan pengamalan Al-Qur’an tidak lagi terbatas pada ruang-ruang tradisional, tetapi juga menjelma dalam berbagai bentuk ekspresi digital seperti media sosial, aplikasi keagamaan dan konten virtual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis fenomenologis terhadap praktik dan representasi Living Qur’an di masyarakat kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital membuka peluang baru dalam penyebaran dan internalisasi nilai-nilai Qur’ani, namun juga menghadirkan tantangan berupa distorsi makna, komodifikasi agama dan penurunan kualitas spiritualitas. Integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan modern menuntut keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan etika spiritual agar Al-Qur’an tetap menjadi pedoman hidup yang relevan, dinamis dan kontekstual. Dengan demikian, Living Qur’an di era digital bukan hanya tentang membaca dan memahami teks, tetapi juga menghidupkannya secara nyata dalam perilaku, budaya dan teknologi manusia modern.
