Telaah Kitab Nahum dengan Penerapan Bidirectional Encoder Representations from Transformers Topic Model menggunakan Program Python
Keywords:
Kitab Nahum, BERTopic, NLP, topik teologis, hermeneutikaAbstract
Kitab Nahum merupakan bagian dari kitab para nabi kecil dalam Alkitab Kristen yang menyampaikan nubuat tentang penghakiman Tuhan atas kota Niniwe. Meskipun hanya terdiri dari tiga pasal, kitab ini memuat gambaran puitis dan nilai-nilai teologis yang kompleks. Penafsiran tradisional biasanya menggunakan pendekatan historis-kritis dan hermeneutika konvensional. Seiring perkembangan teknologi, pendekatan komputasional berbasis pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing/NLP) menawarkan cara baru dalam menganalisis teks-teks kitab suci. Penelitian ini menerapkan BERTopic, teknik pemodelan topik berbasis model transformer, untuk mengeksplorasi tema-tema utama dalam Kitab Nahum. Dengan kombinasi penyematan semantik, reduksi dimensi, pengelompokan, dan analisis c-TF-IDF, BERTopic berhasil mengidentifikasi topik-topik teologis sentral seperti keadilan ilahi, kehancuran Niniwe, belas kasihan Tuhan terhadap Yehuda, dan kerapuhan kuasa manusia. Penelitian ini juga merujuk pada kajian-kajian terdahulu sebagai pembanding. Jakarias (2024) dalam analisis terhadap Nahum 1:1–8 menunjukkan bagaimana teks mencerminkan pandangan masyarakat Israel tentang kekuasaan dan kehancuran. Sementara itu, Bullock (dalam Gunawan & Marella, 2021) mengidentifikasi tiga tema utama dalam Kitab Nahum: (1) watak Allah sebagai pembalas dan penyelamat, (2) pembalasan terhadap Niniwe serta belas kasihan kepada Yehuda, dan (3) kejatuhan Niniwe sebagai manifestasi keadilan ilahi. Temuan-temuan tersebut menjadi acuan dalam mengevaluasi sejauh mana pendekatan komputasional seperti BERTopic dapat mengonfirmasi, melengkapi, atau bahkan menawarkan perspektif baru terhadap struktur tematik Kitab Nahum. Sebagai pembanding, Word Cloud dari perangkat lunak populer hanya menampilkan kata-kata dominan secara umum tanpa klasifikasi tematik. Hal ini menunjukkan bahwa BERTopic memberikan keunggulan dalam analisis tematis yang lebih terstruktur dan mendalam, serta dapat berperan sebagai pelengkap pendekatan tafsir konvensional.
References
[1] Agung B. S., Sajarwo A., Catatan Kuliah Pertemuan 14, Data Mining, BERTopic. Tangerang Selatan: Universitas Pamulang (2025)
[2] Dini Aryani. Pemodelan Topik Pemilu 2024 Menggunakan Metode BERTopic pada Artikel Berita Detik.com. Sukabumi:Universitas Nusa Putra (2024).
[3] Gibran Giffari P.. Pemodelan Topik Terkait Ulasan Video Game dengan Genre Battle Royale menggunakan Metode BERTopic dengan Fitur Guided Topic Modelling. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (2022).
[4] Jarot Hadianto, Mengenal NABI & Kitab Para Nabi.Jakarta: Lembaga Biblika Indonesia (2019)
[5] Lembaga Alkitab Indonesia. Alkitab: Terjemahan Baru. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia (1993).
[6] Roland Meynet, Treatise on Biblical Rhetoric, trans. Lawrence M. Maluf. Leiden: Brill (2012).
[7] Muhamad Rayhan. Dynamic Topic Modeling Menggunakan BERTopic dalam Pemilihan Presiden 2019.Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (2024)
[8] Régis, S., Meynet, R., Calif, R., & Doncescu, A. The fractal structure of biblical books: A mathematical model explaining and formalizing the "chaotic" structures of books of the Bible through the concepts of biblical and Semitic rhetoric. In R. Meynet & J. Oniszczuk (Eds.), Studi del terzo convegno RBS: International studies on biblical & semitic rhetoric (pp. 381–404). Vatican City: Gregorian & Biblical Press (2013).
[9] Vitus Rubianto Solichin, Catatan kuliah Injil Matius di KPKS BSD Tangerang Selatan.Tangerang Selatan: KPKS BSD (2019).
[10] Ali,Erlangga N. P.. Pemodelan Topik Menggunakan Bertopic Dengan Keybert Untuk Ekstraksi Kata Kunci Sebagai Topic Representation Tuning.. Palembang: Universitas Sriwijaya (2024)
[11] Gunawan, J. C., & Marella, Y. (2021). Allah dalam teks kekerasan: Tinjauan terhadap teologi Nahum dalam Nahum 1:9–2:2 dan implikasinya bagi pemahaman Kristen masa kini tentang keadilan Allah. Jurnal Teologi Kontekstual, 19(2), 45–63.
[12] Jakarias. (2024). Menyingkap wajah keadilan Allah: Perspektif Nahum 1:1–8 dan relevansinya bagi umat Kristiani masa kini. Malang: Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana.
[13] Nursyahrin, Sarjon Defit, Rini Sovia. (2024). Metode BERTopic dan LDA untuk Analisis Tren Penelitian Bidang Ilmu Komputer.Padang: Universitas Putra Indonesia.
[14] Samsir, et.al. BERTopic Modeling of Natural Language Processing Abstracts: Thematic Structure and Trajectory. Di akses dari :
https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib DOI: 10.30865/mib.v7i3.6426
[15] Simanjuntak, K. A., Koyimatu, M., & Ervanisari, Y. P. (2024). Analisis perubahan opini publik terhadap kendaraan listrik di Indonesia melalui komentar YouTube: Pendekatan topic modeling BERTopic. Jurnal Inovasi Kewirausahaan. Jakarta: Universitas Pertamina.
[16] Handoko, N. T. (n.d.). Bible statistics (KJV). Retrieved from https://public.tableau.com/app/profile/nathan.timothy.handoko/viz/BibleStatisticsKJV/BibleWordCloud
[17] Lembaga SABDA. (n.d.). Alkitab SABDA. https://alkitab.sabda.org
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
