Analisis Framing Terhadap Program Barak Dedi Mulyadi Pemberitaan di Media Mainstream
Keywords:
Program Barak, Dedi Mulyadi, MediaAbstract
Media sosial telah menjadi ruang strategis dalam membingkai dan membentuk persepsi publik terhadap program-program politik dan sosial, termasuk inisiatif “Program Barak” oleh Dedi Mulyadi. Program ini bertujuan membina karakter remaja, khususnya mereka yang dianggap bermasalah, melalui pendekatan disipliner dan nilai-nilai kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing media sosial, khususnya di YouTube dan media daring, membentuk narasi tentang program Barak dengan menggunakan teori framing Erving Goffman. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing pro terhadap program Barak umumnya mengangkat narasi transformasi personal, kedekatan emosional, dan potensi perluasan skala kebijakan. Sementara itu, framing kontra lebih menekankan pada kritik terhadap pendekatan militeristik, ketidaksesuaian dengan nilai pendidikan anak, serta potensi pencitraan politik. Narasi yang dibingkai dalam media sosial tidak hanya memengaruhi persepsi publik terhadap program, tetapi juga membentuk citra personal Dedi Mulyadi sebagai figur publik. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial bukan hanya saluran informasi, melainkan alat konstruksi realitas yang mampu memengaruhi opini, empati, dan kritik publik terhadap isu-isu sosial-politik.
References
Butsi, F. I. (2019). Mengenal analisis framing: Tinjauan sejarah dan metodologi.Jurnal Ilmu Komunikasi STIK-P, 1(2).
Suprobo, T., Siahainenia, R., & Sari, D. K. (n.d.). Analisis framing media online dalam pemberitaan profil dan kebijakan Menteri Susi Pudjiastuti (Studi pada situs berita Detik.com, Kompas.com dan Antaranews.com periode Oktober–Desember 2014). Jurnal Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen Satya Wacana.
Vanti, M. E. D., Octaviani, V., & Maryaningsih. (2024). Analisis framing pemberitaan program makan gratis Prabowo Subianto di media online. Jurnal Professional, 11(1).
Nexen Alexandre Pinontoan, Analisis Framing Pemberitaan Banjir Jakarta 2020 di Harian Kompas dan Jawapos, 2020
Boer, K. M., Pratiwi, M. R., & Muna, N. (2020). Analisis Framing Pemberitaan Generasi Milenial dan Pemerintah Terkait Covid-19 di Media Online. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1).
Siregar, A. K., & Qurniawati, E. F. (2022). Analisis Framing Pemberitaan Buzzer di tempo.co. Journal of New Media and Communication, 1(1)
Flora, E. (2014). Analisis framing berita calon presiden RI 2014–2019 pada surat kabar Kaltim Post dan Tribun Kaltim. eJournal Ilmu Komunikasi, 2(3)
Syahrul Fredian, Analisis Framing pemberitaan media narasi tentang tragedi Kanjuruhan Malang, 2023.
Dharmawan, Analisis Framing Media Narasi TV dan VIVA dalam Pemberitaan demonstrasi Peringatan Darurat Menolak Revisi Undang Undang Pilkada 2024, 2025
Dollah, Analisis Framing Isu Percaloan Mahasiswa Universitas Hasanudin Makassar pada Koran Fajar dan Tribun Timur, 2018
Astari, I. W. (2025). Analisis framing tayangan kampanye Prabowo-Gibran pada program Prabowo Gibran Memang Istimewa. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 25(1),
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



