Optimasi Sudut Kemiringan Modul Surya untuk Maksimalisasi Daya Keluaran PLTS dari Studi Kasus di PT. Damai Elektrik Indonesia

Authors

  • Yusda Mardiawan Universitas Pamulang
  • Juhana Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/epic.v8i1.58675

Keywords:

arus, tegangan, sudut kemiringan, daya keluaran, plts

Abstract

Daerah yang terletak di sekitar garis ekuator memiliki intensitas penyinaran matahari yang tinggi dan relatif konsisten sepanjang tahun, sehingga menyimpan potensi besar untuk pengembangan energi surya. Kondisi tersebut menjadikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi yang prospektif dalam menjawab peningkatan kebutuhan energi listrik serta mendukung pengurangan penggunaan bahan bakar fosil. Meskipun demikian, performa sistem PLTS sangat bergantung pada posisi pemasangan modul, khususnya sudut kemiringan terhadap arah datang radiasi matahari. Ketidaktepatan dalam menentukan sudut instalasi dapat mengurangi intensitas radiasi yang diterima modul sehingga berdampak pada penurunan daya keluaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh variasi sudut kemiringan terhadap daya output modul surya sekaligus mengidentifikasi sudut yang paling optimal berdasarkan kondisi geografis lokasi penelitian. Metode yang diterapkan berupa pengujian eksperimental menggunakan modul surya jenis polycrystalline dengan kapasitas 20 Wp. Variasi sudut yang dianalisis adalah 0°, 15°, 30°, dan 45°. Pengukuran dilakukan setiap satu jam mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB dengan mencatat parameter tegangan, arus, serta daya baik pada sisi modul maupun inverter. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa konfigurasi kemiringan 15° memberikan kinerja paling optimal dengan rata-rata tegangan sebesar 20,82 V, arus 0,06 A, dan daya modul 1,19 W. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan sudut 0° (0,70 W), 30° (0,75 W), dan 45° (0,37 W). Pada pengujian sisi inverter dengan beban 20 W, sudut 15° juga menghasilkan daya rata-rata tertinggi sebesar 38,91 W. Dengan demikian, sudut kemiringan 15° direkomendasikan sebagai posisi pemasangan yang paling efektif untuk lokasi penelitian ini.

References

1) Aji, E. P., Wibowo, P., & Windarta, J. (2022). Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan Sistem On Grid di BPR BKK Mandiraja Cabang Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Energi Baru dan Terbarukan, 3(1), 15–27. https://doi.org/10.14710/jebt.2022.13158

2) Albahar, A. K., & Haqi, M. F. (2020). PENGARUH SUDUT KEMIRINGAN PANEL SURYA (PV) TERHADAP KELUARAN DAYA.

3) Asrar, L. D., Djamin, M., & Andrianto, D. (2024). OPTIMALISASI KINERJA PANEL SURYA 10 WP MONOCRYSTALLINE MELALUI VARIASI SUDUT KEMIRINGAN DI KOTA BEKASI. 17.

4) Darwin, D., Panjaitan, A., & Suwarno, S. (2020). Analisa pengaruh Intesitas Sinar Matahari Terhadap Daya Keluaran Pada Sel Surya Jenis Monokristal. Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil), 1(2), 99–106. https://doi.org/10.53695/jm.v1i2.105

5) Kornelius, J., & Hrp, A. I. (2020). PENGARUH ARAH ORIENTASI DAN SUDUT KEMIRINGAN MODUL SURYA TERHADAP PEMBANGKIT LISTRIK TENGA SURYA OFF-GRID BERBASIS INTERNET OF THINGS PADA CHARGING POINT SHELTER. 5.

6) Lukmato, Y. I., Muhammad Jubran Rizqullah, Mohamad Wahyu Hidayat, & Siti Diah Ayu Febriani. (2022). ANALISIS LOSSES DAYA SEL SURYA DALAM FABRIKASI MODUL SURYA MONOCRYSTALLINE 330WP PT SANTINILESTARI ENERGI INDONESIA. Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif, 1(1), 37–44. https://doi.org/10.57203/jinggo.v1i1.2022.37-44

7) Miftahul Fikri. (2024). Optimasi Daya Keluaran PLTS Berdasarkan Sudut Kemiringan Di Institut Teknologi PLN Jakarta. Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro, 18(1), 30–32. https://doi.org/10.23960/elc.v18n1.2534

8) Nurjaman, H. B., & Purnama, T. (2022). Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sebagai Solusi Energi Terbarukan Rumah Tangga. Jurnal Edukasi Elektro, 6(2), 136–142. https://doi.org/10.21831/jee.v6i2.51617

9) Partaonan Harahap, Inda Bustami, Rimbawati, & Benny Oktrialdi. (2022). Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari Dan Suhu Terhadap Daya Yang Dikeluarkan Oleh Modul Sel Surya Monocrystalline Dan Polycrystalline. Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil), 3(2), 1–5. https://doi.org/10.53695/jm.v3i3.791

10) Salsa Hayani, F., Stefanie, A., & Bangsa, I. A. (2021). HYBRID GENERATOR THERMOELEKTRIK PANEL SURYA THIN FILM SF 170-S CIS 170 WATT PADA PLTS 1 MW CIRATA. Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA), 6(1), 154–160. https://doi.org/10.36277/jteuniba.v6i1.102

11) Samsurizal, S., Aji, M. T., & M, K. T. (2021). Pemanfaatan Tenaga Surya Pada Photovoltaic Jenis Polycristaline Untuk Catu Daya Tanaman Hidroponik. ENERGI & KELISTRIKAN, 13(1), 58–66. https://doi.org/10.33322/energi.v13i1.984

12) Siahaan, R., Kusuma, I. W., & Adnyana, I. B. (2020). Pengaruh Sudut B dan W pada PLTS di PT Indonesia Power. Jurnal METTEK, 6(1), 62. https://doi.org/10.24843/METTEK.2020.v06.i01.p08

13) Sugiono, F. A. F., Larasati, P. D., & Karuniawan, E. A. (2022). PENGARUH SUDUT KEMIRINGAN PANEL SURYA TERHADAP POTENSI PEMANFAATAN PLTS ROOFTOP DI BENGKEL TEKNIK MESIN, POLITEKNIK NEGERI SEMARANG. JURNAL REKAYASA ENERGI, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.31884/jre.v1i1.5:

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Yusda Mardiawan, & Juhana. (2025). Optimasi Sudut Kemiringan Modul Surya untuk Maksimalisasi Daya Keluaran PLTS dari Studi Kasus di PT. Damai Elektrik Indonesia . EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control, 8(1), 259–268. https://doi.org/10.32493/epic.v8i1.58675

Issue

Section

ARTICLE