ANALISIS YURIDIS TERHADAP KASUS MABUK AIR REBUSAN PEMBALUT DITINJAU DARI UU NO 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA
DOI:
https://doi.org/10.32493/rjih.v8i2.53810Keywords:
Sanitary Pad Intoxication, Criminal Law, Narcotic, Unconventional SubstancesAbstract
The phenomenon of intoxication from sanitary pad decoction among adolescents and vulnerable groups reflects regulatory gaps as well as weak legal and health awareness. This case raises serious issues because the substances involved are not listed as narcotics or psychotropics under Law Number 35 of 2009, yet they produce hallucinogenic effects similar to narcotics. This study aims to analyze the phenomenon of sanitary pad decoction intoxication from a criminal law perspective, while also considering social and health aspects. The research applies a normative juridical approach through statutory review, document analysis, literature studies, and case reviews. Data were obtained from relevant legislation, scientific literature, and documented cases that occurred in several regions.The findings indicate that this practice cannot easily be prosecuted under the Narcotics Law due to the legality principle, despite its harmful impact on health and potential social disruption. Law enforcement officers can only apply alternative measures through the Health Law, the Penal Code, or local regulations concerning public health and order. This study highlights a normative legal vacuum in addressing non-conventional substance abuse, emphasizing the need for revising the Narcotics Law or establishing specific regulations that are more responsive. The contribution of this study lies in enriching the discourse on criminal law and public protection, while encouraging adaptive policies to anticipate alternative substance abuse beyond conventional narcotics.
References
Buku
Al-Wathan, M. (2016). Narkoba: Gerbang menuju kehancuran pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Jakarta: Darrul Haq.
Arifin, M., & Haq, A. F. (1997). Ushul fiqh: Kaidah penetapan hukum Islam. Surabaya: Citra Media.
Armono, Y. W. (2017). Kegunaan narkotika dalam dunia medis. Surakarta: Surakarta University.
Azwar, A. (1996). Pengantar pelayanan dokter keluarga. Jakarta: Badan Dokter Indonesia.
Bakhri, S. (2012). Tindak pidana narkotik dan psikotropika: Suatu pendekatan melalui kebijakan hukum pidana. Bekasi: Gramata Publishing.
Barana, M. (2015). Tindak pidana khusus. Manado: Unsrat Press.
Peraturan Perundang-Undangan
Kitab Undang-undang Hukum perdata (KUH Perdata)
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2001 tentang pengelolaan B3
Artikel Seminar/Jurnal/Thesis
Djibran, M. M., Gobel, Y. A., Mokoginta, M. M., Magfirah, S., Umar, H., Ishak, M. R., Bahu, R. B., Tobuhu, D. Y., Luawo, R. R., Puneli, S. N. I., Kaluku, N. M., & Gorontalo, U. M. (2024). Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja di Desa Grobogan Jawa Tengah. Artikel Ilmiah, 2, 65–71.
Fitri, K., & Asra, Y. K. (2023). Karakteristik remaja dan potensi penyalahgunaan narkoba. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 4(2), 66.
Haryanti, T. (2014). Hukum dan masyarakat. Jurnal Tahkim, 10(2), 160–168.
Haryanto, R. B. (2021). Penerapan keadilan restoratif dalam penanganan perkara. Jurnal Ilmu Hukum, 4(6), 2258–2267.
Hikmawati, P. (2011). Analisis terhadap sanksi pidana bagi pengguna narkotika. Negara Hukum, 2(2), 340.
Irmawanti, N. D., & Arief, B. N. (2021). Urgensi tujuan dan pedoman pemidanaan dalam rangka pembaharuan sistem pemidanaan hukum pidana. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(2), 217–227.
Kristiyani, M., & Cornelis, V. I. (2023). Penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana narkotika di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya. Binamulia Hukum, 12(1), 201–211.
Mardiani, I. N., Adi, M., Istifadah, N., Putri, S. F. W., Irwansyah, D., & Qiftia, S. (2024). Bahaya narkoba bagi generasi muda. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(8), 827–833.
Mongi, J. R. M., Tiwa, T. M., & Naharia, M. (2024). Studi tentang perilaku menghirup lem Aibon serta dampak psikologis children on the street di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Psikopedia, 5(1), 49–58.
Nurfadilah. (2019). Penerapan rehabilitasi bagi pecandu narkotika di Indonesia menurut hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Skripsi. UIN Raden Fatah Palembang, Palembang.
Raja Gukguk, R. G., & Jaya, N. S. P. (2019). Tindak pidana narkotika sebagai transnasional organized crime. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(3), 337–351.
Susilowati, S., Triastuti, S., Pahlevi, M. A., & Putri, K. A. S. (2023). Analisis kajian ontologi dalam penerapan restorative justice bagi penyalahguna narkotika di Indonesia. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(6), 183–186.


