Analisis Hubungan Curah Hujan dengan OLR Terkait Variasi MJO di Provinsi Kalimantan Utara

Authors

  • Manda Akuba Program Studi Meteorologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
  • Muhammad Figo Ramadhan Program Studi Meteorologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
  • Cheelcia Gabriella Tankiriwang Program Studi Meteorologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
  • Diaz Maulana Wireza Program Studi Meteorologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

DOI:

https://doi.org/10.32493/sm.v7i1.46618

Keywords:

EOF, Outgoing Longwave Radiation, MJO

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara curah hujan bulanan dan Outgoing Longwave Radiation (OLR) terkait variasi Madden-Julian Oscillation (MJO) di Provinsi Kalimantan Utara menggunakan metode Empirical Orthogonal Function (EOF). Data yang digunakan meliputi curah hujan dan OLR selama periode 1991 hingga 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa PC1 menjelaskan 80,36% dari total variasi data, dengan pola negatif yang signifikan terhadap curah hujan, mengindikasikan bahwa nilai OLR yang tinggi berkorelasi dengan penurunan curah hujan. PC2 hingga PC7 menunjukkan kontribusi yang lebih kecil, masing-masing menjelaskan variansi yang lebih rendah, dan berhubungan dengan pola lokal dan temporal. Selain itu, analisis fase MJO menunjukkan bahwa peningkatan curah hujan tertinggi terjadi pada fase 3 dan 4, berbeda dari teori umum yang menyatakan bahwa fase 4 dan 5 memiliki kontribusi terbesar terhadap curah hujan di wilayah tropis. Temuan ini memberikan wawasan penting tentang pengaruh dinamika atmosfer global terhadap distribusi curah hujan di Kalimantan Utara.

References

Baeda, A. Y., Abdullah, D., & Pao’tonan, C. (2018). MJO Anomalies relationship with Volcanic Eruption in Indonesian Archipelago. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering.

Indryani, E., & Mun’im, A. (2022). Analisis Sektoral dan Spasial Provinsi Kalimantan Utara Sebagai Penyangga Ibu Kota Baru: Pendekatan Inter Regional Input-Output (IRIO). Bappenas Working Papers.

Jolliffe, I. T., & Cadima, J. (2016). "Principal Component Analysis: A Review and Recent Developments." Philosophical Transactions of the Royal Society A: Mathematical, Physical and Engineering Sciences, 374(2065), 20150202.

Jolliffe, I. T. (2002). Principal Component Analysis (2nd ed.). Springer.

Matandung, R., Sujiono, E. H., & Subaer. (2023). Analisis MJO (Madden-Julian Oscilation) Terhadap Kejadian Curah Hujan Ekstrem di Wilayah Pesisir Barat Sulawesi Selatan sebagai Upaya Mitigasi Bencana Hidrometeorologi. Jurnal Fisika Unand.

Pertiwi, D. A. S., & Paski, J. A. I. (2021). KORELASI SOUTHERN OSCILLATION INDEX (SOI) DAN DIPOLE MODE INDEX (DMI) TERHADAP VARIABILITAS CURAH HUJAN DI UTARA JAWA. Buletin Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika.

Wheeler, M., & Hendon, H. H. (2004). An all-season real-time multivariate MJO index: Development of an index for monitoring and prediction. Monthly Weather Review, 132(8), 1917-1932.

Winarso, P. A., & Saragih, R. M. (2018). Atmospheric Study of the Impact of Borneo Vortex and Madden-Julian Oscillation over West Indonesia Maritime Continent Area. Environmental Analysis & Ecology Studies .

Windayati, R., & Surinati, D. (2016). FENOMENA MADDEN-JULIAN OSCILLATION (MJO). Oseana.

Yulihastin, E., & Fathrio, I. (2014). INTERACTION BETWEEN CENS-MJO TRANSITION PHASE AFFECT TO DIURNAL ANOMALY OF THE RAINFALL OVER WEST JAVA. The 4 Th International Symposium for Sustainable Humanosphere (ISSH).

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

Akuba, M., Ramadhan, M. F., Tankiriwang, C. G., & Wireza, D. M. (2025). Analisis Hubungan Curah Hujan dengan OLR Terkait Variasi MJO di Provinsi Kalimantan Utara. STATMAT: Jurnal Statistika Dan Matematika, 7(1), 76–83. https://doi.org/10.32493/sm.v7i1.46618

Issue

Section

Articles