Analisis Perbedaan Tingkat Disiplin Waktu Kerja Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan Gender (Studi Kasus Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat)

Authors

  • Siti Fatimah Universitas Tanjungpura
  • Raventino Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.32493/sm.v7i3.54511

Keywords:

Disiplin Waktu Kerja, Gender, T-Test, Mann-Whitney U

Abstract

Studi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat disiplin waktu kerja berdasarkan gender di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat. Aspek kedisiplinan waktu kerja dinilai sebagai sebuah indikator kunci yang sangat esensial untuk menilai sejauh mana efektivitas kerja serta tingkat profesionalisme yang dimiliki oleh seorang pegawai, terlebih lagi dalam konteks instansi pemerintahan yang memiliki tuntutan tinggi untuk memberikan pelayanan publik yang optimal dan berkualitas bagi masyarakat. Studi ini menerapkan metode kuantitatif komparatif dengan melibatkan 14 orang pegawai sebagai sampel, yang diambil secara keseluruhan (sampling jenuh). Data penelitian diperoleh dari rekapitulasi absensi pegawai selama bulan Agustus hingga September 2025, dengan dua indikator utama yaitu masuk tepat waktu (MWT) dan pulang tepat waktu (PTW). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data MTW berdistribusi normal, sedangkan data PTW tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, analisis dilakukan dengan menggunakan Independent Samples T-Test untuk indikator MTW dan Mann-Whitney U-Test untuk indikator PTW. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai signifikansi pada kedua indikator > dari , sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan diantara tingkat kedisiplinan waktu kerja pegawai laki-laki dan perempuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor gender tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat disiplin waktu kerja, baik dari segi ketepatan waktu masuk kerja dan pulang kerja pegawai di lingkungan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat.

References

Aida, Hermina, D., & Norlaila. (2025). Jenis Data Penelitian Kuantitatif. AL-MANBA, Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan, 10(1). https://doi.org/10.69782/almanba.v10i1.48

Dunggio, M., Soraya, E., Hendayana, Y., & Basofi, G. (2023). Perbedaan Kepuasan Kerja Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin, Tingkat Pendidikan Dan Masa Kerja (Studi Pada PT. Aditya Mandiri Sejahtera). Kinerja, 5(02), 235–245. https://doi.org/10.34005/kinerja.v5i02.2703

Fatmadewi, Rr. T. (2022). Pelaksanaan Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara Pemerintah Daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal of Indonesian Rural and Regional Government, 6(2), 177–188. https://doi.org/10.47431/jirreg.v6i2.245

Kusuma, F. N., & Handayani, A. (2025). Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Disiplin Kerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Perhubungan Kota Surakarta. PENG: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 2(3), 3214–3234. https://doi.org/10.62710/gdsb7j63

Rahmawati, P., Prihatini, D., & Krishnabudi. (2016). Analisis Gender pada Motivasi Kerja, Stres Kerja, dan Disiplin Kerja Antara Tenaga Kependidikan Pria dan Wanita di Universitas Jember. Universitas Jember. https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/74071

Yulisda, & Zuripal. (2024). Pengaruh Locus Of Control, Work Climate, Job Description, terhadap Disiplin Kerja Pegawai dengan Gender sebagai Variabel Kontrol (Studi Kasus Ppada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I, II Dan III Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(4), 4336–14353. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.14797

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Siti Fatimah, & Raventino. (2025). Analisis Perbedaan Tingkat Disiplin Waktu Kerja Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan Gender (Studi Kasus Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat). STATMAT: Jurnal Statistika Dan Matematika, 7(3), 308 – 318. https://doi.org/10.32493/sm.v7i3.54511

Issue

Section

Articles