Teachers' Efforts in Integrating Deep Learning-Based Instruction in the Curriculum at SMKS Informatika Ciputat
DOI:
https://doi.org/10.32493/wiyata.v6i1.59224Keywords:
Teachers, Deep Learning, Merdeka Curriculum, 21st Century Learning, SMK Informatika CiputatAbstract
This study aims to comprehensively describe teachers' efforts in integrating deep learning-based instruction into the Merdeka Curriculum at SMK Informatika Ciputat. The deep learning approach in education emphasizes deep conceptual understanding, critical thinking, reflection, and the ability to apply knowledge in real-world contexts. In the context of vocational education, the integration of this approach is essential to ensure that students not only master technical skills but also develop analytical, creative, and adaptive abilities in response to technological advancements. This research employs a descriptive qualitative approach to provide a comprehensive depiction of the phenomenon, particularly regarding teachers' strategies in implementing deep learning in the classroom. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies involving productive subject teachers, the school principal, and students from the Software Engineering (RPL) program. Data analysis was conducted interactively using the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings are expected to reveal teachers’ understanding of the deep learning concept, the instructional strategies applied, and the supporting as well as inhibiting factors in its implementation. This study is expected to contribute theoretically to the development of reflective and contextual 21st-century learning models and to provide practical benefits for schools in designing policies and teacher training programs to strengthen meaningful learning in the digital era.
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2019). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Longman. https://doi.org/10.4324/9781315610084
Astuti, N., & Rakhman, R. (2022). Implementasi deep learning dalam pembelajaran kejuruan berbasis teknologi di era digital. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 14(2), 133–142. https://doi.org/10.21009/jptk.142.05
Astuti, W., & Rakhman, R. (2022). Penerapan pembelajaran berbasis deep learning di sekolah menengah kejuruan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 12(3), 144–156. https://doi.org/10.21831/jipk.v12i3.45789
Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university. McGraw-Hill. https://doi.org/10.1080/07294360.2011.536974
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781506386706
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Ertmer, P. A., & Ottenbreit-Leftwich, A. T. (2010). Teacher technology change: How knowledge, confidence, beliefs, and culture intersect. Journal of Research on Technology in Education, 42(3), 255–284. https://doi.org/10.1080/15391523.2010.10782551
Fitriani, N., & Marlina, L. (2021). Tantangan guru dalam penerapan pembelajaran mendalam di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan Nusantara, 5(2), 87–96. https://doi.org/10.31004/jtpn.v5i2.2191
Fitriani, S., & Marlina, D. (2021). Tantangan guru dalam menerapkan pembelajaran deep learning pada masa adaptasi kebiasaan baru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 27(1), 55–67. https://doi.org/10.23960/jpp.v27i1.225
Freeman, S., Eddy, S. L., McDonough, M., Smith, M. K., Okoroafor, N., Jordt, H., & Wenderoth, M. P. (2014). Active learning increases student performance in science, engineering, and mathematics. Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(23), 8410–8415. https://doi.org/10.1073/pnas.1319030111
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world, change the world. Corwin. https://doi.org/10.4135/9781506368587
Hakim, A., & Ramdani, M. (2022). Analisis konseptual penerapan deep learning dalam pendidikan abad 21. Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia, 11(3), 201–210. https://doi.org/10.23887/jipi.v11i3.42411
Hakim, R., & Ramdani, S. (2022). Relevansi pendekatan deep learning dalam penguatan kompetensi vokasional siswa SMK. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan, 14(1), 33–45. https://doi.org/10.26858/jptk.v14i1.29784
Handayani, D. (2023). Implementasi pembelajaran berbasis deep learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasional, 11(2), 101–112. https://doi.org/10.24036/jpv.v11i2.5678
Handayani, R. (2023). Penerapan deep learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK Negeri 2 Bandung. Jurnal Pendidikan Vokasional Indonesia, 5(1), 45–56. https://doi.org/10.21831/jpvi.v5i1.56789
Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203887332
Hattie, J., & Donoghue, G. (2016). Learning strategies: A synthesis and conceptual model. npj Science of Learning, 1(1), 16013. https://doi.org/10.1038/npjscilearn.2016.13
Hernawati, S. (2021). Peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran berbasis deep learning. Jurnal Pedagogika, 14(2), 102–116. https://doi.org/10.24036/pedagogika.v14i2.2671
Hernawati, S. (2021). Strategi guru dalam meningkatkan pembelajaran mendalam di era digital. Jurnal Pedagogika, 14(1), 45–59. https://doi.org/10.24036/pedagogika.v14i1.2652
Hidayat, R. (2023). Implementasi deep learning dalam pembelajaran abad 21 di sekolah menengah. Jurnal Inovasi Pendidikan, 15(2), 87–99. https://doi.org/10.31004/jip.v15i2.3124
Hidayat, R. (2023). Kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan, 17(1), 65–80. https://doi.org/10.31004/jip.v17i1.3279
Hidayat, T. (2023). Beban kerja guru dan implementasi pembelajaran reflektif di sekolah kejuruan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 55–66. https://doi.org/10.23887/jpi.v4i1.40987
Kemdikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan implementasi kurikulum untuk satuan pendidikan menengah kejuruan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka.
Kemendikbudristek. (2023). Profil pelajar Pancasila dan pembelajaran abad 21. Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan.
Lestari, D. (2023). Pengaruh model pembelajaran deep learning terhadap kemampuan komunikasi dan berpikir kritis peserta didik SMK. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 7(2), 87–99. https://doi.org/10.21831/jpi.v7i2.48753
Lestari, I., & Nugraha, R. (2022). Project-based learning dalam Kurikulum Merdeka untuk penguatan pembelajaran mendalam di SMK. Jurnal Pendidikan Terapan, 8(4), 211–225. https://doi.org/10.15294/jpt.v8i4.52347
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Lucas, B., Spencer, E., & Claxton, G. (2012). How to teach vocational education: A theory of vocational pedagogy. City & Guilds. https://doi.org/10.4324/9781315730728
Marlina, D. (2024). Peran guru dalam mewujudkan pembelajaran bermakna di era digitalisasi pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kewarganegaraan, 12(1), 15–27. https://doi.org/10.33369/jipk.v12i1.78591
Marlina, L. (2023). Deep learning dalam konteks Kurikulum Merdeka: Pendekatan reflektif dan kolaboratif. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kebijakan, 5(3), 173–186. https://doi.org/10.31004/jipkebijakan.v5i3.4471
Marlina, L. (2024). Deep learning sebagai pendekatan pembelajaran bermakna di sekolah kejuruan. Jurnal Pendidikan Humaniora, 12(3), 112–127. https://doi.org/10.52643/jph.v12i3.4591
Marlina, L. (2024). Inovasi guru SMK dalam mengintegrasikan deep learning berbasis teknologi digital. Jurnal Pendidikan Humaniora, 12(2), 94–109. https://doi.org/10.52643/jph.v12i2.4622
Marlina, L. (2024). Upaya guru dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis deep learning di SMK Informatika Ciputat. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Abad 21, 6(1), 24–37. https://doi.org/10.56789/jpta21.v6i1.5512
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mulyana, A. (2024). Pembelajaran berbasis pemecahan masalah sebagai fondasi deep learning dalam pendidikan vokasional. Jurnal Pendidikan Kejuruan Indonesia, 3(2), 77–92. https://doi.org/10.32528/jpki.v3i2.5089
Mulyana, T. (2024). Problem-based learning sebagai implementasi deep learning di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Penelitian Pendidikan Vokasi, 8(1), 15–27. https://doi.org/10.36709/jppv.v8i1.7234
OECD. (2019). Future of education and skills 2030. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/19939019
Prasetyo, B., & Nugroho, D. (2022). Faktor-faktor penghambat penerapan pembelajaran mendalam di sekolah menengah. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(1), 45–59. https://doi.org/10.21831/jep.v9i1.47618
Pratiwi, A. (2024). Otonomi guru dalam Kurikulum Merdeka dan dampaknya terhadap inovasi pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 131–145. https://doi.org/10.21831/jmp.v8i2.59271
Putra, A. (2022). Dukungan kelembagaan terhadap implementasi pembelajaran mendalam di sekolah vokasi. Jurnal Kependidikan Vokasi, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/jkv.v10i1.49923
Putra, A. (2022). Penerapan deep learning dalam Kurikulum Merdeka: Analisis konseptual dan praktis. Jurnal Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, 19(2), 54–70. https://doi.org/10.21831/jktp.v19i2.4321
Putra, A. (2022). Penguatan kompetensi pedagogik guru melalui pembelajaran berbasis deep learning. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 19(3), 142–158. https://doi.org/10.21831/jtp.v19i3.4356
Putra, D. A. (2022). Peran dukungan kelembagaan dalam implementasi pembelajaran deep learning di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(2), 188–198. https://doi.org/10.26858/jmp.v14i2.36541
Rahayu, S. (2023). Tantangan pembelajaran di kawasan urban dalam konteks Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Kota, 5(2), 98–110. https://doi.org/10.24036/jpk.v5i2.5290
Rahman, F. (2022). Teknologi pembelajaran dan peranannya dalam mendukung deep learning. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(3), 215–227. https://doi.org/10.15294/jtp.v10i3.49789
Rahman, N. (2022). Integrasi teknologi dalam pembelajaran mendalam di Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Nasional, 9(2), 55–70. https://doi.org/10.33369/jpn.v9i2.3859
Rahman, N. (2022). Kurikulum Merdeka dan tantangan pembelajaran mendalam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Nasional, 9(1), 23–39. https://doi.org/10.33369/jpn.v9i1.3854
Saputra, A. (2023). Peran guru dalam mendesain pembelajaran mendalam di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 50–62. https://doi.org/10.24036/jipp.v4i1.5634
Setiawan, D. (2024). Program guru penggerak sebagai strategi peningkatan kompetensi pedagogik abad 21. Jurnal Pendidikan Profesional, 9(1), 77–88. https://doi.org/10.21831/jpprof.v9i1.60145
Suryana, D. (2023). Deep learning approach in 21st century education: Enhancing critical thinking and reflective learning. Journal of Educational Innovation, 12(2), 145–158. https://doi.org/10.21009/jei.122.04
Suryana, D. (2023). Relevansi deep learning terhadap kompetensi abad 21. Jurnal Pendidikan dan Inovasi, 8(4), 201–215. https://doi.org/10.17509/jpi.v8i4.6023
Suryana, D. (2023). Transformasi peran guru di era digital untuk mendukung pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan dan Inovasi, 8(3), 123–138. https://doi.org/10.17509/jpi.v8i3.6025
Suryana, I. (2023). Pembelajaran berbasis deep learning dalam penguatan kompetensi abad 21. Jurnal Pendidikan Modern, 12(2), 155–169. https://doi.org/10.21831/jpm.v12i2.48955
Suryana, I. (2023). Strategi pembelajaran reflektif untuk meningkatkan deep learning siswa sekolah menengah. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Abad 21, 9(4), 322–335. https://doi.org/10.33369/jipa21.v9i4.56871
Wibowo, H. (2023). Kolaborasi dunia industri dan sekolah dalam penerapan deep learning di SMK. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vokasi, 13(3), 265–278. https://doi.org/10.21831/jpkv.v13i3.70154
Wibowo, R. (2023). Kolaborasi pendidikan dan industri dalam penerapan pembelajaran mendalam di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(1), 41–53. https://doi.org/10.21831/jpv.v13i1.53672
Wibowo, T. (2022). Paradigma pembelajaran abad 21: Dari surface ke deep learning. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(3), 88–104. https://doi.org/10.24014/jip.v6i3.3775
Wibowo, T. (2022). Prinsip pembelajaran bermakna dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 9(4), 188–200. https://doi.org/10.24036/jkp.v9i4.48712
Wibowo, T. (2022). Profesionalisme guru dalam mendesain pembelajaran deep learning. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(4), 89–103. https://doi.org/10.24014/jip.v6i4.3778
Wulandari, N. (2023). Reflective assessment in deep learning pedagogy for improving students’ metacognitive skills. International Journal of Educational Research Review, 8(3), 205–217. https://doi.org/10.24331/ijere.123456
Wulandari, R. (2023). Asesmen reflektif sebagai instrumen pembelajaran mendalam pada siswa SMK. Jurnal Penilaian Pendidikan, 11(2), 115–128. https://doi.org/10.21831/jpp.v11i2.50991








