Pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) terhadap Workplace Well-Being pada Karyawan PT PLN ULP Duri dimoderasi oleh Dimensi Kepribadian Conscientiousness dan Neuroticism

Authors

  • Intan Tri Cahaya Tara Universitas Negeri Padang
  • Syahrizal Syahrizal Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.32493/Inovasi.v12i1.p190-205.47537

Keywords:

Kesehatan dan Keselamatan Kerja; Workplace Well-Being; Conscientiousness; Neuroticism; PT PLN ULP Duri

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, yang berdampak pada kesejahteraan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan K3 terhadap workplace well-being karyawan PT PLN ULP Duri, serta peran moderasi dari dimensi kepribadian conscientiousness dan neuroticism. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap workplace well-being karyawan. K3 yang optimal dapat mengurangi stres kerja dan meningkatkan kesejahteraan. Selain itu, conscientiousness memiliki pengaruh positif terhadap workplace well-being, sedangkan neuroticism berpengaruh negatif. Lebih lanjut, conscientiousness memperkuat hubungan antara K3 dan workplace well-being, artinya karyawan dengan tingkat conscientiousness tinggi lebih mampu memanfaatkan sistem K3 untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Sebaliknya, neuroticism melemahkan hubungan antara K3 dan workplace well-being, menunjukkan bahwa karyawan dengan tingkat neuroticism tinggi cenderung mengalami kecemasan yang mengurangi dampak positif K3 terhadap kesejahteraan mereka. Temuan ini mendukung teori Job Demands-Resources (JD-R), yang menekankan pentingnya keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan sumber daya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus meningkatkan implementasi K3, mengembangkan program pelatihan yang mendukung karakter conscientiousness, serta menyediakan dukungan psikologis bagi karyawan dengan tingkat neuroticism tinggi guna meningkatkan kesejahteraan mereka di tempat kerja.

References

Afandi, P. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori, Konsep dan Indikator). Nusa Media.

Animashaun, O. (2014). An overview of neglected, but important factors affecting employees' productivity, health, and safety in the workplace. Mediterranean Journal of Social Sciences, 5(20), 2967–2974.

Atamba, C., Mosonik, J., Stuckler, D., Jisuvei, L., Santoso, C., & Mohamed, H. (2023). Impact of workplace mistreatment on employees’ health and well- being in Chinese firms: A systematic review. SAGE Open, 13(4).

Demerouti, E. (2016). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22 (3), 273–285.

Di Fabio, A. (2017). Positive healthy organizations: Promoting well-being, meaningfulness, and sustainability in organizations. Frontiers in Psychology, 8, 1938. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.01938

Di Fabio, A., Cheung, F., & Peiro, J. M. (2020). Editorial to special issue “Personality and individual differences and healthy organizations”. Personality and Individual Differences, 166 , 110196.

Diener, E., Suh, E., Lucas, R. E., & Smith, H. L. (1999). Subjective well-being: Three decades of progress. Psychological Bulletin, 125(2), 276–302.

Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2022). Profil keselamatan dan kesehatan kerja nasional Indonesia tahun 2022.

Hair, Joseph & Hult, G. Tomas M. & Ringle, Christian & Sarstedt, Marko. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS- SEM).

Herr, R., van Vianen, A., Bosle, C., & Fischer, J. (2021). Personality type matters: Perceptions of job demands, job resources, and their associations with work engagement and mental health. Current Psychology, 42(1), 1-15.

Hu, Z., Chan, W. T., & Hu, H. (2023). Characterizing the relationship between personality traits and safety motivation among construction workers. Heliyon, 9(10), e20370. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e20370

International Labour Organization. (2013). Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tempat Kerja: Sarana untuk Produktivitas. Pedoman pelatihan untuk manajer dan karyawan. Modul Lima. Jakarta: International Labour Office.

Investor.id. (2023). Perusahaan Indonesia perlu meningkatkan kesejahteraan total karyawan. Retrieved from https://investor.id/national/325179/perusahaan- indonesia-perlu meningkatkan-kesejahteraan-total-karyawan

Kang, W., Guzman, K., & Malvaso, A. (2023). Big Five personality traits in the workplace: Investigating personality differences between employees, supervisors, managers, and entrepreneurs. Frontiers in Psychology, 14, Article 976022. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.976022

Kaynak, R., Tuygun Toklu, A., Elçi, M., & Toklu, İ. (2016). Effects of occupational health and safety practices on organizational commitment, work alienation, and job performance: Using the PLS-SEM approach. International Journal of Business and Management,11(5), 146.

Lundqvist, D., Reineholm, C., Ståhl, C., & Hellgren, M. (2024). Occupational health and safety management: Managers’ organizational conditions and effect on employee well-being. International Journal of Workplace Health Management, 17(2), 85–101. https://doi.org/10.1108/IJWHM-10-2023-0151

Mariappanadar, S., Maurer, I., Kramar, R., & Muller-Camen, M. (2021). Is it a sententious claim? An examination of the quality of occupational health, safety and well-being disclosures in global reporting initiative reports across industries and countries. International Business Review, 30(5), 101922.

Odonkor, S. T., & Sallar, A. M. (2024). Occupational health and safety knowledge, attitudes, and practices among healthcare workers in Accra, Ghana. Scientific African, 24, e02130. https://doi.org/10.1016/j.sciaf. 2023.e02130

Page, Kathryn. (2005). Subjective Wellbeing in the Workplace.

Peraturan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 0076.P/DIR/2020 tentang Perusahaan dan Tata Kerja PT PLN (Persero), Pasal 8.

Pervin, L. A., Cervone, D., & John, O. P. (2004). Psikologi Kepribadian: Teori dan Penelitian (A.K. Anwar, Trans.; Edisi kesembilan). Kencana Prenada Media Group. Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT).

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2021). Organizational behavior (18th ed.). Pearson. Safety, Occupational Health, Security, and Environment Policy (2024).

Subramony, M., Golubovskaya, M., Keating, B., Solnet, D., Field, J., & Witheriff, M. (2022). The influence of pandemic-related workplace safety practices on frontline service employee wellbeing outcomes. Journal of Business Research, 149, 363-374. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2022.05.040

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Voordt, T. v. d., & Jensen, P. A. (2023). The impact of healthy workplaces on employee satisfaction, productivity and costs. Journal of Corporate Real Estate, 25(1), 29–49.

Yang, L., Bashiru Danwana, S., Issahaku, F.-L. Y., Matloob, S., & Zhu, J. (2022). Investigating the effects of personality on the safety behavior of gold mine workers: A moderated mediation approach. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(23), 16054.

Zareena, D., & Krithika, M. (2019). The moderating role of Big Five personality factors in the relationship between employee morale and work commitment. International Journal of Innovative Technology and Exploring Engineering, 8(12), 1249-1251.

Downloads

Published

2025-06-07

How to Cite

Tara, I. T. C., & Syahrizal, S. (2025). Pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) terhadap Workplace Well-Being pada Karyawan PT PLN ULP Duri dimoderasi oleh Dimensi Kepribadian Conscientiousness dan Neuroticism. INOVASI, 12(1), 190–205. https://doi.org/10.32493/Inovasi.v12i1.p190-205.47537