Pengaruh Kualitas Produk, Persepsi Harga, dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Perhiasan: Studi pada Pelanggan Generasi Z CMK Group
Keywords:
kualitas produk, persepsi harga, citra merek, keputusan pembelianAbstract
Industri ritel perhiasan di Indonesia menghadapi persaingan yang semakin kuat seiring meningkatnya peran Generasi Z sebagai konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas produk, persepsi harga, dan citra merek terhadap keputusan pembelian perhiasan pada pelanggan Generasi Z CMK Group. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 292 responden yang dipilih melalui purposive sampling dan dianalisis menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (β = 0,077; t = 0,963; p = 0,336), sedangkan persepsi harga (β = 0,349; t = 3,995; p < 0,001) dan citra merek (β = 0,193; t = 2,737; p = 0,006) berpengaruh positif dan signifikan. Nilai adjusted R² sebesar 0,288 menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan 28,8% variasi keputusan pembelian, sedangkan Q² sebesar 0,265 menunjukkan relevansi prediktif model. Persepsi harga merupakan prediktor terkuat. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi harga berbasis nilai dan penguatan citra merek dalam pemasaran perhiasan kepada Generasi Z, sementara kualitas produk cenderung dipersepsikan sebagai standar dasar.
References
Abdul Ghofur, & Supriyono. (2021). Pengaruh citra merek dan kepercayaan merek terhadap loyalitas merek Sego Njamoer (studi pada gerai Sego Njamoer Foodcourt Royal Plaza Surabaya). Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisnis), 5(2), 380–394. https://doi.org/10.37339/e-bis.v5i2.700
Attarsyah, A. A., & Supriani, I. (2024). Pengaruh ease of use, usefulness, dan user interface aplikasi BSI Mobile terhadap minat Generasi Milenial dan Generasi Z untuk melakukan pembelian emas pada platform BSI Mobile. Islamic Economics and Finance in Focus, 3(3), 480–489.
Balaka, M. Y. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Widina.
Central Mega Kencana. (2023, March 27). Terus berekspansi dan semakin mendekatkan diri pada para pencinta perhiasan berkualitas, Central Mega Kencana membuka gerai Frank & co. dan The Palace Jeweler di The Park Mall Semarang. https://centralmegakencana.com/news/terus-berekspansi-dan-semakin-mendekatkan-diri-p-2
Deanah, N., Riorini, S. V., & Maidita, R. (2026). Pengaruh ulasan pelanggan di media sosial terhadap keputusan pembelian Generasi Z. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 1882–1889. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3389
Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). When to use and how to report the results of PLS-SEM. European Business Review, 31(1), 2–24. https://doi.org/10.1108/EBR-11-2018-0203
Herlina, T. S., Wijaya, R. I., Razzaq, A., & Nugraha, M. Y. (2025). Media sosial Instagram sebagai ekspresi dan relevansinya terhadap gaya pakaian Gen Z. Indonesian Journal on Education, 1(3), 262–270. https://doi.org/10.70437/ijoed.v1i3.118
Heryani, E. (2024). Strategi digitalisasi dan inovasi Toko Emas Cantik Ciledug: Meningkatkan daya saing di era modern. Bridging: Journal of Islamic Digital Economic and Management, 2(2), 71–82.
Hidayah, M., & Kussudyarsana. (2026). Pengaruh brand image, brand awareness, dan brand ambassador dalam promosi K-Pop terhadap minat pembelian ulang pada produk Scarlett dengan sikap merek sebagai variabel mediasi. Jurnal Lentera Bisnis, 15(1), 1349–1372. https://doi.org/10.34127/jrlab.v15i1.2092
Iqbal, M. Y., & Santoso, E. B. (2021). Pengaruh citra merek dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian produk merek Consina. Jurnal Aplikasi Bisnis, 7(2), 153–156.
Ivan Eka, Jesslyn Elfreda, Peter Setiawan, & Faranita Mustikasari. (2025). The influence of social media marketing, perceived luxury value, and status consumption on purchase intention of jewelry products with moderation of generational difference and peer influence. Jurnal Manajemen Bisnis, 12(2), 166–179. https://doi.org/10.33096/jmb.v12i2.1199
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). A framework for marketing management (6th ed.). Pearson.
Maharani, E. G., Aditiya, A., Putra, P., Faizal, A. R., & Zaimasuri, Z. (2025). Fenomena FOMO (fear of missing out) dan konsumsi digital di kalangan Gen Z: Studi netnografi pada komunitas konsumen tren di TikTok. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 8(9), 71–80.
Muhammad, S. A., Sunarno, S., & Sutono, S. (2025). Pengaruh sosial media dan pengalaman merek terhadap loyalitas merek melalui kepercayaan sebagai variabel intervening. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi, 9(3), 1428–1450. https://doi.org/10.31955/mea.v9i3.6429
Nizam Ulul Azmy, & Yustina Chrismardani. (2023). Pengaruh persepsi harga dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan. GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 4(1), 224–236. https://doi.org/10.56910/gemilang.v4i1.1034
Nusantara, W. Z. S., Basri, H., & Rahayu, Y. (2024). Optimalisasi peran Gen Z sebagai bonus demografi dalam mencapai Indonesia Emas. As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal, 3(4), 2177–2193. https://doi.org/10.56672/85m8wz66
Rumaladewi, N. K. B. I., & Taun, I. N. (2019). Pengaruh kualitas produk, brand image, dan penggunaan jasa endorsement terhadap keputusan pembelian perhiasan perak di Sunaka Jewelry Celuk, Sukawati, Gianyar. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 4(1), 103–114.
Sakinah, D. A., & Samboro, J. (2024). Pengaruh harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian perhiasan pada Toko Emas Maju Jaya di Pasar Tanah Merah Bangkalan, Madura. Jurnal Aplikasi Bisnis, 10(2), 315–319. https://doi.org/10.33795/jab.v10i2.4490
Sekar Arum, L., Amira Zahrani, & Duha, N. A. (2023). Karakteristik Generasi Z dan kesiapannya dalam menghadapi bonus demografi 2030. Accounting Student Research Journal, 2(1), 59–72. https://doi.org/10.62108/asrj.v2i1.5812
Sulastri, S., Surahman, B., & Erna, E. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian di Pasar Paya Ilang Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen, 4(1), 49–58. https://doi.org/10.55542/juiim.v4i1.150
Sumantri, A. Y., & Suciningtyas, S. A. (2025). Pengaruh brand image dan product quality terhadap repurchase intention dengan brand trust sebagai variabel intervening (studi kasus konsumen iPhone di Indonesia). eCo-Buss, 8(1), 1048–1060. https://doi.org/10.32877/eb.v8i1.2972
Tamindael, M., & Ruslim, T. S. (2021). Pengaruh komunikasi dan citra merek terhadap loyalitas merek dengan kepercayaan sebagai mediasi. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 3(1), 236–244. https://doi.org/10.24912/jmk.v3i1.11317
Widiyanti, D. (2022). Pendekatan autoetnografi dalam mengkaji perhiasan sebagai identitas perempuan urban Jakarta. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(2), 549–558.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
INOVASI: journal of managenet have CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
In developing strategy and setting priorities, INOVASI: JOURNAL OF MANAGEMENT recognize that free access is better than priced access, libre access is better than free access, and libre under CC-BY-SA or the equivalent is better than libre under more restrictive open licenses. We should achieve what we can when we can. We should not delay achieving free in order to achieve libre, and we should not stop with free when we can achieve libre.







