Peningkatan Efektivitas Pemilihan Ekstrakurikuler Siswa Melalui Sistem Rekomendasi yang Personal dan Adaptif Menggunakan Metode Rule Based Reasoning Studi Kasus: SMK Nusantara 1 Ciputat
Keywords:
Ekstrakurikuler, Sistem Rekomendasi, Rule Based Reasoning, Certainty Factor, Rapid Application DevelopmentAbstract
Penelitian ini membahas permasalahan kesulitan siswa SMK Nusantara 1 Ciputat dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan potensi mereka. Selama ini, pemilihan ekstrakurikuler cenderung dilakukan tanpa dasar yang jelas, hanya mengikuti tren atau pengaruh teman, sehingga berdampak pada rendahnya efektivitas dan keberlanjutan kegiatan. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi ekstrakurikuler berbasis Rule Based Reasoning (RBR) sebagai metode utama. Metode RBR bekerja dengan aturan if–then dan teknik Forward Chaining untuk mengolah jawaban siswa dari kuesioner minat dan bakat, sehingga menghasilkan rekomendasi yang personal, adaptif, objektif. Sebagai fitur pendukung, sistem dilengkapi dengan Certainty Factor (CF) untuk memberikan ukuran tingkat keyakinan terhadap hasil rekomendasi, sehingga pengguna dapat lebih percaya pada saran yang diberikan. Proses pengembangan sistem dilakukan menggunakan metodologi Rapid Application Development (RAD) yang menekankan iterasi cepat serta keterlibatan pengguna secara langsung. Hasil yang dihasilkan dari penelitian ini adalah terciptanya sistem rekomendasi yang membantu siswa menentukan ekstrakurikuler secara lebih tepat, sekaligus mempermudah sekolah mengelola program ekstrakurikuler secara efektif. Hasil pengujian menunjukkan sistem memberikan rekomendasi dengan skor RBR 85,70 serta tingkat keyakinan Certainty Factor (CF) mendekati 1,0000. Dengan adanya sistem ini, pemilihan ekstrakurikuler menjadi lebih terarah, sesuai kebutuhan siswa, serta mendukung pengembangan potensi mereka di bidang non-akademik.
References
Anam, A. S., & Amin, F. M. (2021). Penentuan ekstrakurikuler siswa sesuai minat bakat dengan case-based reasoning dan certainty factor. Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi (JUTISI), 7(3). https://doi.org/10.28932/jutisi.v7i3.4011
Lasmintayu, I., & Falani, A. Z. (2017). Sistem pendukung keputusan untuk memilih ekstrakurikuler siswa di SDN Kaliasin VI-285 Surabaya dengan menggunakan metode rule based system. https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/link/article/view/1686
Lestari, P. (2023). Peran ekstrakurikuler dalam membentuk karakter siswa. PPIMAN, 1(1). https://doi.org/10.59603/ppiman.v1i4.347
Sunaryo, Yuhandri, & Sumijan. (2021). Sistem pakar menggunakan metode certainty factor dalam identifikasi pengembangan minat dan bakat khusus pada siswa. Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi (JSISFOTEK). https://doi.org/10.37034/jsisfotek.v3i2.43
Susilowati, D., & Negara, H. (2018). Penerapan metode rapid application development (RAD) dalam pengembangan sistem informasi. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 7(2), 55–62.
Wahyuni, D., & Winarso, D. (2022). Penerapan metode rule-based reasoning dalam sistem pakar deteksi dini gangguan kesehatan mental pada mahasiswa. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 10(2), 219–226. https://doi.org/10.37859/seis.v2i2.3991
Zalukhu, A. C., Sinaga, F. E., & Gulo, S. (2023). Penerapan metode certainty factor pada sistem pakar diagnosis penyakit gigi dan mulut. Jurnal BIT, 4(4), 214–223. https://doi.org/10.47065/bit.v4i4.1102


