Sistem Pendukung Keputusan Berbasis Web untuk Rekomendasi Olahraga Pemula Menggunakan Metode Fuzzy Logic
Keywords:
Sistem Pendukung Keputusan, Fuzzy Logic, Rekomendasi Olahraga, Sistem Berbasis WebAbstract
Partisipasi aktivitas fisik di Indonesia masih rendah (30-40% penduduk), dengan pemula kesulitan memilih olahraga yang sesuai karena kurangnya informasi terstruktur dan personal. Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan PHP, MySQL, dan Bootstrap untuk rekomendasi olahraga bagi pemula melalui metode Fuzzy Logic pendekatan Takagi-Sugeno. Sistem memproses empat variabel input (usia, tingkat kebugaran, kondisi kesehatan, waktu luang) dengan fungsi keanggotaan triangular dan agregasi weighted sum berbobot 40% kebugaran, 35% kesehatan, 15% usia, dan 10% waktu. Safety adjustment berlapis memfilter olahraga intensitas tinggi (>0.5) bagi pengguna berisiko tinggi, serta mekanisme bonus preferensi lokasi dan tujuan kesehatan meningkatkan personalisasi rekomendasi. Validasi dengan empat profil mahasiswa menunjukkan diskriminasi sangat baik dengan rentang skor 0.615–0.899 (selisih 28.4%) dan peningkatan relevansi hingga 25%. Pengujian black-box membuktikan seluruh fitur berfungsi baik disertai peringatan medis dinamis untuk pengguna berisiko tinggi. Sistem ini membantu pemula menentukan olahraga yang sesuai dengan aman, dan diharapkan dapat berkontribusi mendorong partisipasi aktivitas fisik rutin serta mencegah penyakit tidak menular akibat gaya hidup sedentary.
References
Debora Mait, C., Armando Watuseke, J., David Gibrael Saerang, P., & Reynaldo Joshua, S. (2022). Sistem pendukung keputusan menggunakan fuzzy logic Tahani untuk penentuan golongan obat. Jurnal Media Infotama, 18(2), 344–353.
Firdhayanti, A., Taufik, T., & Bachry, B. (2023). User acceptance testing through blackbox evaluation for corn distribution information system. Buletin Teknologi, 6(2). https://doi.org/10.32877/bt.v6i2.1065
Kemalasari Siregar, G., Pujianto, & Ridhawati, E. (2025). Sistem pendukung keputusan untuk rekomendasi olahraga berdasarkan kondisi kesehatan menggunakan metode analytical hierarchy process (AHP). Jurnal Ilmiah Sistem Informasi (JISI), 4(1), 30–34. https://doi.org/10.24127/jisi.v4i1.8561
Rachmatullah, R., & Adimahendra, W. (2022). Sistem pendukung keputusan latihan gerakan fitness bagi pemula menggunakan metode weighted product. Journal of Information System and Computer (JISTER), 2(2), 1–7. https://journal.unisnu.ac.id/JISTER/
Raihansyah, Dwi Lestari, Y., & Lubis, Y. F. A. (2022). Sistem pendukung keputusan pemilihan tempat kegiatan olahraga di Medan dengan metode distance to the ideal alternative (DIA). Jurnal Komputer Teknologi Informasi dan Sistem Informasi (JUKTISI), 1(2), 56–64. https://doi.org/10.62712/juktisi.v1i2.14
Reuben, C., Kramarow, E. A., & Nguyen, D. T. (2022). Physical activity among adults aged 18 and over: United States, 2020 (NCHS Data Brief No. 443). National Center for Health Statistics. https://www.cdc.gov/nchs/products/databriefs/db443.htm.
Riyanto, M. A., & Ugiarto, M. (2017). Sistem pendukung keputusan pola olahraga berdasarkan hasil yang ingin dicapai menggunakan fuzzy database model Tahani. Prosiding Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, 2(1), 365–373.
Statistics, A. B. of. (2023). Physical activity. Australian Bureau of Statistics. https://www.abs.gov.au/statistics/health/health-conditions-and-risks/physical-activity/latest-release
Statistik, B. P. (2025). Persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas yang berolahraga dalam seminggu terakhir. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjUyMiMy/
World Health Organization. (2024). Physical activity. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity

