Cegah Bullying Ciptakan Budaya Sekolah Yang Inklusif Be a Buddy Not a Bully

Authors

  • Parhannudin Universitas Pamulang
  • Dellya Anggun Cahya Setiani
  • Bryan Ahmad Fahrezi
  • Serli Agustina
  • Raga Supriyadi Hamsa
  • Tsabit Harmain
  • Ayu Diana Lorenja
  • Guntur Adolfos Hutabbarat

Abstract

Masa remaja merupakan fase baru dalam kehidupan seseorang yang ditandai dengan berbagai perubahan dalam diri individu, baik dari segi fisik, kognitif, sosial, maupun psikologis. Perubahan ini mendorong remaja untuk menunjukkan perilaku tertentu yang bertujuan menarik perhatian orang di sekitarnya. Hal ini berkaitan dengan munculnya sifat egosentris dan keinginan kuat untuk menjadi pusat perhatian. Sikap egosentris yang berkembang pada masa remaja berpotensi menimbulkan tindakan agresif, salah satunya adalah perilaku kekerasan seperti bullying. Bullying adalah tindakan negatif yang dapat menyebabkan seseorang merasa tidak nyaman atau terluka, dan biasanya dilakukan secara berulang. Sekolah menjadi lingkungan yang cukup rentan terhadap munculnya perilaku bullying, di mana para pelaku atau korbannya sebagian besar adalah remaja.
Untuk mencari alternatif pemecahan masalah diatas, maka diadakan sosialisasi, kegiatan ini dirancang dengan metode edukatif partisipatif yang melibatkan siswa, guru, melalui penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi kasus, dan pelatihan keterampilan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa transformasi budaya sekolah menjadi lingkungan yang menghargai keberagaman dan kesetaraan dapat menjadi fondasi efektif dalam mengurangi kasus bullying secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi berharga bagi pengembangan strategi anti-bullying yang komprehensif di lembaga pendidikan dengan menekankan pentingnya membangun hubungan positif antarwarga sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk budaya sekolah yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perlindungan terhadap hak setiap anak untuk belajar tanpa rasa takut, sejalan dengan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan Indonesia.

Downloads

Published

2026-04-08