SPEAK UP! LAWAN PERUNDUNGAN DAN KEKERAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN
Abstract
Abstrak
Kekerasan seksual dan perundungan di sekolah adalah masalah serius yang membahayakan keselamatan dan kesehatan mental anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang jenis-jenis, efek, dan cara mencegah kekerasan seksual di lingkungan sekolah, khususnya bagi anak-anak dan remaja. Dengan menggunakan pendekatan hukum, penelitian ini mengkaji arti hukum, jenis-jenis kekerasan seksual seperti verbal, non-verbal, dan fisik, serta hukuman berdasarkan hukum Indonesia, termasuk Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak tidak memiliki kapasitas hukum untuk menyetujui aktivitas seksual, sehingga semua tindakan seksual terhadap anak dianggap sebagai kejahatan. Korban sering merasakan dampak seperti trauma psikologis, isolasi sosial, dan penurunan prestasi akademis. Upaya untuk mencegah kekerasan ini membutuhkan kesadaran bersama, dukungan dari teman sebaya, serta partisipasi aktif dari guru, orang tua, dan lembaga terkait. Mekanisme pelaporan dan akses ke keadilan juga merupakan hal yang sangat penting dalam menangani kejahatan ini.
Kata kunci: Kekerasan Seksual, Perundungan, Lingkungan Sekolah, Perlindungan Anak, Hukum Pidana.
Abstract
approach, this research examines the meaning of the law, the types of sexual violence such as verbal, Sexual violence and bullying in schools are serious problems that jeopardize children's safety and mental health. This research aims to increase understanding of the types, effects, and ways to prevent sexual violence in school settings, particularly for children and adolescents. Using a legal non-verbal, and physical, as well as the penalties under Indonesian law, including the Criminal Code and the Child Protection Law. The findings of this study show that children do not have the legal capacity to consent to sexual activity, so all sexual acts against children are considered crimes. Victims often feel impacts such as psychological trauma, social isolation, and decreased academic performance. Efforts to prevent this violence require collective awareness, support from peers, as well as active participation from teachers, parents and relevant institutions. Reporting mechanisms and access to justice are also very important in dealing with this crime.
Keywords: Sexual Violence, Bullying, School Environment, Child Protection, Criminal Law.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PAMULANG

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang artikelnya diterbitkan pada Jurnal Bhakti Hukum ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Perjanjian kontrak tambahan dapat dilakukan oleh penulis, yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. Lihat (The Effect of Open Access).