The DAMPAK PSIKOLOGIS BULLYING TERHADAP PERKEMBANGAN REMAJA PADA LINGKUNGAN SEKOLAH
DAMPAK PSIKOLOGIS BULLYING TERHADAP PERKEMBANGAN REMAJA PADA LINGKUNGAN SEKOLAH
Abstract
Peran sekolah dalam tatanan kehidupan merupakan hal yang sangat vital. Sekolah adalah wadah dalam mengembangkan potensi diri, menambah ilmu pengetahuan, meningkatkan ketaqwaan dan memperkuat kehidupan sosial untuk masa depan yang lebih baik dan berkemajuan. Sekolah dapat menjalankan semua itu berdasarkan aturan yang berlaku disekolah. Sebagai wadah terbesar untuk melatih anak berkembang, sekolah mampu menjadi tempat terbaik untuk dijadikan rumah yang nyaman dan bersahabat. Namun ada sebagian fakta mengungkapkan sebaliknya, sekolah menjadi salah satu tempat terjadinya bullying yang terjadi pada siswa. Motede kualitatif yang akan digunakan sebagai pendekatan pada kegiatan tersebut. Hasil dari dan tujuan dari kegiatan PKM yang ingin dicapai adalah: a. untuk membekali guru-guru dalam mencegah kasus bullying yang terjadi di sekolah, b. untuk mengetahui keadaan siswa dan guru di lingkungan sekolah c. mendapatkan solusi yang terbaik bagi permasalahan-permasalahan bullying yang di hadapi para guru dan siswa
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PAMULANG

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang artikelnya diterbitkan pada Jurnal Bhakti Hukum ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Perjanjian kontrak tambahan dapat dilakukan oleh penulis, yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. Lihat (The Effect of Open Access).