Peningkatan Literasi Hukum di Kalangan Pelajar dalam Memahami Faktor Penyebab Bullying dan Pelecehan Seksual di Lingkungan Sekolah
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum di kalangan pelajar sekolah menengah atas agar memahami faktor-faktor penyebab terjadinya bullying dan pelecehan seksual di lingkungan sekolah. Fenomena ini menjadi perhatian serius karena dapat berdampak negatif terhadap psikologis dan perkembangan peserta didik. Melalui pendekatan edukatif dan preventif, kegiatan ini mengedukasi siswa mengenai hak-hak hukum mereka, bentuk-bentuk kekerasan, serta langkah-langkah perlindungan dan pelaporan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa penyuluhan hukum secara langsung dan interaktif kepada siswa. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap isu bullying dan pelecehan seksual meningkat secara signifikan, serta menumbuhkan keberanian untuk melaporkan tindakan yang melanggar hukum. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PAMULANG

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang artikelnya diterbitkan pada Jurnal Bhakti Hukum ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Perjanjian kontrak tambahan dapat dilakukan oleh penulis, yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. Lihat (The Effect of Open Access).