Balap Liar di Kalangan Remaja: Konsekuensi dan Peran Penegak Hukum
Abstract
Fenomena balap liar seringkali terjadi dalam realitas sosial di masyarakat, tidak terkecuali fenomena balap liar yang melibatkan remaja sebagai pelaku. Studi ini dilakukan untuk menggambarkan remaja yang menjadi anggota kelompok balap liar di Bintaro. Kemudian untuk mengetahui proses bergabungnya remaja ke dalam kelompok balap liar dan proses terbentuknya subkultur balap liar remaja. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan tipe penelitian studi kasus. Hasil penelitian untuk menggambarkan fenomena yang tengah berlangsung. Hasil penelitian menggambarkan bahwa fenomena balap liar yang melibatkan remaja yang tergabung di dalam kelompok balap liar dipengaruhi oleh tiga penyebab. Tiga penyebab yaitu lingkungan, ekonomi, keinginan pribadi. Faktor lingkungan atau pergaulan menjadi faktor yang dominan di dalam bergabungnya remaja ke dalam kelompok balap liar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PAMULANG

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang artikelnya diterbitkan pada Jurnal Bhakti Hukum ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Perjanjian kontrak tambahan dapat dilakukan oleh penulis, yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. Lihat (The Effect of Open Access).