kdrt Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perkembangan Psikologis anak
Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Perkembangan Psikologis anak dan Upaya Penanganannya
Abstract
Keluarga merupakan institusi sosial paling mendasar yang memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter, moral, dan perkembangan psikologis anak. Sejak lahir, anak hidup dalam lingkungan keluarga sebagai tempat yang seharusnya memberikan perlindungan, kenyamanan, dan kasih sayang. Keluarga yang sehat dan harmonis adalah fondasi penting bagi perkembangan anak yang optimal. Namun, tidak semua keluarga mampu menjalankan fungsinya secara ideal. Banyak keluarga yang justru menjadi tempat terjadinya konflik dan kekerasan. Fenomena Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masih menjadi salah satu persoalan serius di Indonesia karena tidak hanya melanggar nilai moral tetapi juga hak asasi manusia sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PAMULANG

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang artikelnya diterbitkan pada Jurnal Bhakti Hukum ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Perjanjian kontrak tambahan dapat dilakukan oleh penulis, yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. Lihat (The Effect of Open Access).