Mendorong Keberanian untuk Bersuara: Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual bagi Generasi Muda Madrasah Tsanawiyah Daarul Hikmah Pamulang – Tangerang Selatan
Abstract
Kekerasan seksual masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Data dari Komnas Perempuan menunjukkan bahwa kasus kekerasan seksual terus meningkat setiap tahunnya, dengan banyak korban berasal dari usia remaja. Rendahnya kesadaran hukum dan adanya stigma sosial menyebabkan korban enggan melapor. Program PKM ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Daarul Hikmah Pamulang dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum dan keberanian generasi muda dalam mencegah serta melaporkan kekerasan seksual. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, diskusi interaktif, serta kampanye edukasi melalui offline. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman peserta terhadap bentuk dan dampak kekerasan seksual serta tumbuhnya keberanian untuk bersuara. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sadar hukum.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PAMULANG

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang artikelnya diterbitkan pada Jurnal Bhakti Hukum ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Perjanjian kontrak tambahan dapat dilakukan oleh penulis, yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan. Lihat (The Effect of Open Access).