Membangun Lingkungan Yang Aman Dan Anti Bullying Pada Smk Negeri 1 Tangerang Selatan

Authors

  • Tiara Azizah Rahmadan Universitas Pamulang
  • Maulana Yoga Ibrahim
  • Alya Nurfaadiyah Universitas Pamulang
  • Rico Satria Universitas Pamulang
  • Adinda Gusti Larasati Universitas Pamulang
  • Anis Patimah Universitas Pamulang

Abstract

 

Fenomena eskalasi kriminalitas pada kelompok usia remaja telah mencapai titik anomali struktural yang mengkhawatirkan, dengan perilaku perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan sebagai salah satu manifestasi paling destruktif. Artikel ini menganalisis pelaksanaan program sosialisasi interaktif bertajuk "Membangun Lingkungan Sekolah yang Aman dan Anti Bullying" di SMK Negeri 1 Tangerang Selatan pada Mei 2026. Problematika utama yang ditemukan di lapangan adalah tingginya miskonsepsi siswa yang menganggap perundungan sekadar candaan, ketiadaan pemahaman mengenai ancaman pidana dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), serta rapuhnya internalisasi moral. Menggunakan metode participatory action (40% ceramah interaktif dan 60% Focus Group Discussion serta bedah kasus), program ini berupaya mengintegrasikan pendekatan teoretis-dogmatis dengan pendekatan teman sebaya (peer-to-peer approach). Hasil asesmen pretest dan posttest menunjukkan adanya lonjakan literasi hukum dan restorasi kepekaan sosial yang tajam di antara partisipan. Fusi antara rasionalisasi sanksi hukum pidana sebagai deterrent effect dan restorasi nilai moral-spiritual terbukti efektif dalam memutus kultur kebisuan (culture of silence) di ekosistem sekolah menengah kejuruan. 

 

 

Author Biography

Tiara Azizah Rahmadan, Universitas Pamulang

Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum Semester 6

Downloads

Published

2026-06-29