MASIHKAH MANUSIA MENJADI RANTAI TERLEMAH DALAM KEAMANAN SIBER DI INDONESIA?

Authors

  • Galylia Aryanita Darmawan Universitas Pamulang
  • Mochammad Amin Ruwanda Universitas Pamulang
  • Rismunandar Al Amin Universitas Pamulang
  • Nurmin Arianto Universitas Pamulang

Abstract

Abstrak. Keamanan siber di Indonesia terus berkembang seiring dengan meningkatnya transformasi digital di berbagai sektor. Namun, ancaman serangan siber, seperti malware, phishing, dan Trojan, masih menunjukkan bahwa faktor manusia sering menjadi titik masuk utama bagi pelaku kejahatan siber. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab utama celah keamanan, terlepas dari kemajuan teknologi proteksi yang digunakan. Dengan mengkaji data insiden siber dan tren serangan terbaru, pada penelitian ini berupaya menjawab pertanyaan apakah manusia masih menjadi rantai terlemah dalam sistem keamanan siber di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian dari kajian data insiden siber dan tren serangan yang terjadi pada periode waktu kebelakang, menunjukkan bahwa meskipun teknologi telah berkembang pesat, faktor manusia tetap menjadi elemen paling rentan, menegaskan pentingnya pendekatan holistik yang menggabungkan teknologi, pelatihan, dan budaya keamanan siber.

Keywords: ancaman keamanan siber; anomali trafik; keamanan siber; manusia; ruang siber;

Downloads

Published

2025-07-02