SDM Disabilitas Sebagai Strategi Diferensiasi Pemasaran: Studi Kasus UMKM Kedai Inspirasi

Authors

  • Justitia Mukti Arief Universitas Pamulang

Abstract

Abstrak.  Kedai Inspirasi merupakan kelompok usaha kecil menengah (UMKM) yang berdiri dengan tujuan pemberdayaan penyandang disabilitas di bidang ekonomi. Dalam penelitian ini, penulis bertujuan melakukan penelitian untuk mengetahui apakah strategi SDM disabilitas dapat mempengaruhi daya tarik konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan dan layanan yang diberikan Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap pemilik usaha, karyawan disabilitas, dan pelanggan, serta diperkuat dengan observasi langsung terhadap aktivitas operasional dan interaksi layanan. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengacu pada model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk memahami tahapan respons konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan SDM disabilitas mampu menciptakan diferensiasi pemasaran yang efektif. Pada tahap attention, konsep inklusi menarik perhatian konsumen, termasuk melalui konten digital seperti vlog yang meningkatkan visibilitas usaha. Pada tahap interest, interaksi langsung dengan karyawan disabilitas menumbuhkan ketertarikan pelanggan. Pada tahap desire, muncul apresiasi, empati, dan persepsi positif terhadap nilai kesetaraan yang ditawarkan. Pada tahap action, konsumen terdorong untuk melakukan pembelian, kembali berkunjung, serta merekomendasikan kepada orang lain. Selain itu, kualitas produk yang kompetitif turut memperkuat keputusan konsumen. Dengan demikian, SDM disabilitas tidak hanya berperan sebagai bagian dari operasional usaha, tetapi juga sebagai strategi pemasaran yang mampu menciptakan pengalaman pelanggan yang bermakna dan meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan. 
Kata kunci: AIDA, Diferensiasi Pemasaran, Inklusi, Pengalaman Pelanggan, SDM Disabilitas, UMKM

Downloads

Published

2026-07-15