Pengembangan Sistem Bisnis di Industri Kosmetik: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis

Authors

  • Rizki Tri Safitri Universitas Pamulang
  • Rifda Fauziyah Sarwono Universitas Pamulang
  • Refka Erwansa Universitas Pamulang

Abstract

Abstrak, Industri kosmetik telah mengalami pertumbuhan yang signifikan akibat perubahan perilaku konsumen, kemajuan pesat dalam teknologi digital, dan meningkatnya kesadaran terhadap isu-isu keberlanjutan. Menurut Statista (2024), pasar kosmetik global diproyeksikan mencapai USD 758,4 miliar pada tahun 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (compound annual growth rate/CAGR) sebesar 5,9%. Di Indonesia, industri kosmetik mencapai nilai pasar sebesar IDR 87 triliun pada tahun 2023, yang didukung oleh lebih dari 900 perusahaan yang terdaftar (BPOM, 2023). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan sistem bisnis dalam industri kosmetik melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari basis data ilmiah, termasuk Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar, yang mencakup publikasi dari tahun 2015 hingga 2025. Mengikuti proses seleksi PRISMA, 50 artikel dipilih untuk dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa sistem bisnis dalam industri kosmetik telah berevolusi melalui tiga fase: sistem tradisional, digital, dan berbasis ekosistem. Faktor-faktor utama yang memengaruhi perkembangan ini meliputi inovasi teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan analitik data besar (big data analytics), strategi pemasaran digital, tren kosmetik halal dan hijau (green cosmetics), serta integrasi rantai pasok. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model sistem bisnis yang adaptif, digital, dan berkelanjutan untuk industri kosmetik.
Kata kunci: Sistem Bisnis, Industri Kosmetik, Tinjauan Literatur Sistematis, Digitalisasi, Keberlanjutan, Kosmetik Halal.

Downloads

Published

2026-07-15