Sosialisasi Etika Bermedia Sosial untuk Meningkatkan Kesadaran Moral Generasi Muda di Pondok Pesantren Modern An Najah Bogor

Authors

  • Selvy Yuspitasari Universitas Pamulang
  • Eneng Nurhayati Universitas Pamulang
  • Habibah Munawaroh Universitas Pamulang
  • Kurma Azwa Universitas Pamulang

Keywords:

etika bermedia sosial, kesadaran moral, generasi muda, pondok pesantren

Abstract

Pesatnya perkembangan media sosial memberikan berbagai manfaat bagi generasi muda, namun juga berpotensi menimbulkan permasalahan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying dan menurunnya etika komunikasi digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kesadaran moral generasi muda melalui sosialisasi etika bermedia sosial di Pondok Pesantren Modern An Najah Bogor. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan studi kasus terkait penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab. Materi yang diberikan mencakup etika komunikasi digital, verifikasi informasi, serta penerapan nilai-nilai moral dalam aktivitas daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya etika bermedia sosial dan kesadaran untuk menggunakan media sosial secara lebih bijaksana, kritis dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya generasi muda yang mampu memanfaatkan media sosial secara positif sesuai dengan nilai-nilai moral dan keagamaan.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Alruthaya, A., Nguyen, T., & Lokuge, S. (2021). The application of digital technology and the learning characteristics of Generation Z in higher education. Proceedings of relevant higher education and digital learning studies.

APJII. (2024). Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. Data menunjukkan jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 221.563.479 jiwa dengan tingkat penetrasi 79,5%.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Baumeister, R. F., & Vohs, K. D. (2007). Self-regulation, ego depletion, and motivation. Social and Personality Psychology Compass, 1(1), 115–128. https://doi.org/10.1111/j.1751-9004.2007.00001.x

Boyd, d. (2014). It's complicated: The social lives of networked teens. Yale University Press.

DataReportal. (2025). Digital 2025: Indonesia. Kepios, We Are Social, dan Meltwater. Laporan mencatat sekitar 143 juta identitas pengguna media sosial aktif di Indonesia pada awal tahun 2025. (DataReportal – Global Digital Insights)

Fitria, P. (2024). Eksplorasi literasi digital di pesantren pada santri Generasi Z. EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran, 5(2), 144–156. https://doi.org/10.37859/eduteach.v5i2.6681

Fitria, P. (2024). Eksplorasi literasi digital di pesantren pada santri Generasi Z. EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran.

Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Doubleday.

Hamid, A., dkk. (2024). Literasi digital santri milenial: Studi kasus pondok pesantren tahfidz Al-Qur'an. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Digital.

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003

Livingstone, S. (2014). Developing social media literacy: How children learn to interpret risky opportunities on social network sites. Communications, 39(3), 283–303. https://doi.org/10.1515/commun-2014-0113

Maknuni, J., & Ishaq. (2024). Peningkatan literasi digital dan etika bermedia sosial bagi santri Dayah Darul Muta'alimin. BA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 18–23. https://doi.org/10.58477/ba.v2i1.227

Dayah Darul Muta'alimin. BA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 18–23.

Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

Pamungkas, P. D. A., Rusmawan, U., Indrawan, H. E., & Hati, K. (2024). Menghadapi isu etika dalam media digital melalui peningkatan digital ethics. Komatika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 31–37.

Pangaribuan, I., Sinaga, I., Panjaitan, T., Waruwu, Y., & Lumbantobing, R. (2024). Penggunaan media sosial oleh Generasi Z: Implikasi terhadap perubahan budaya dan norma sosial. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora.

Prastyo, A. T. (2022). Model budaya literasi digital pada pondok pesantren berbasis perguruan tinggi di masa Covid-19. LITERASI: Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(1), 13–27. https://doi.org/10.21927/literasi.2022.13(1).13-27

Primajati, A., dkk. (2024). Peningkatan literasi digital santriwati dalam menghadapi tantangan era digital. Jurnal Inovasi Literasi dan Pendidikan Indonesia.

Raharjo, M. (2024). Literasi keagamaan santri di era media digital. Takwiluna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam.

Ramadhanti, T. M. S., Kaban, A. G., Permata, D., Putri, S. M., Ramadhadi, M. R., & Harahap, N. (2024). Etika komunikasi dalam bermedia sosial bagi Gen Z. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora.

Retnowati, P., Fajrie, N., & Fakhriyah, F. (2025). The effect of digital literacy on social media ethics of junior high school students. Jurnal Pendidikan Tambusai.

Ribble, M. (2015). Digital citizenship in schools (3rd ed.). International Society for Technology in Education.

Rustandi, D., & Kalaloi, A. F. (2024). Etika digital dalam pembuatan konten digital di media sosial. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Membangun Negeri, 8(2), 265–274.

Setyaningsih, R., Abdullah, A., Prihantoro, E., & Hustinawati. (2020). Penanaman etika komunikasi digital di pesantren melalui pemanfaatan e-learning. Jurnal Kajian Komunikasi, 8(1), 128–142. https://doi.org/10.24198/jkk.v8i1.24538

Shihab, M. Q. (2017). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan dan keserasian Al-Qur'an (Vol. 12). Lentera Hati.

Sholihat, K., dkk. (2025). Media digital Islami dan literasi nilai dalam dinamika etika bermedia sosial Generasi Z Muslim. Jurnal Dakwah dan Pendidikan Islam.

Sodik, M., Syayidah, L. N., & Isma, L. N. (2024). Peningkatan kapasitas pembelajaran santri melalui literasi digital dan pemanfaatan media sosial di pondok pesantren. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa, 5(2), 127–139.

Suyono, Al-Hanif, M. N., & Kholifaturrohmah, P. N. (2025). Model integrasi pendidikan agama Islam dan media sosial dalam transformasi etika digital santri di pondok pesantren. Jurnal Edukasi dan Riset Keislaman.

Turkle, S. (2011). Alone together: Why we expect more from technology and less from each other. Basic Books.

Uriawan, W., dkk. (2025). A comparative analysis of Instagram and TikTok as Islamic da'wah media in the digital era. Journal of Islamic Communication Studies.

Downloads

Published

2026-07-25