Penguatan Budaya Organisasi dan Pengembangan SDM Menuju Lingkungan Sekolah yang Inovatif dan Kolaboratif di SMP Ikhlas Tangerang
Keywords:
Budaya Organisasi, Pengembangan SDM, Inovasi Pendidikan, Kolaborasi Sekolah, Lingkungan BelajarAbstract
Peningkatan kualitas pendidikan menuntut sekolah untuk menciptakan lingkungan yang inovatif dan kolaboratif. Penguatan budaya organisasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci dalam mewujudkan transformasi tersebut. SMP Ikhlas Tangerang menunjukkan komitmen terhadap layanan pendidikan, namun menghadapi tantangan internal berupa rendahnya budaya kolaborasi dan inovasi. Guru masih bekerja secara individual dan pemanfaatan teknologi belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendorong perubahan kultural dan peningkatan kapasitas SDM. Melalui pelatihan, pendampingan, dan forum diskusi, diharapkan terbentuk budaya kerja yang reflektif dan terbuka. Intervensi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem sekolah yang mendukung pertumbuhan profesional dan pembelajaran bermakna. Hasilnya diharapkan mampu meningkatkan mutu pengelolaan kelas dan kegiatan sekolah secara menyeluruh.
References
Yuliani, S., & Yulianto. (2023). International community service activities (PkM) in Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). AJAD: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 46–50. https://doi.org/10.59431/ajad.v3i1.155 (journal.msti-indonesia.com)
Zikri, I. (2023). PKM entrepreneurship in goat cultivation in building santri welfare. Communautaire: Journal of Community Service, 2(2), 168-179. (ResearchGate)
“The Concept of Strategy in Community Empowerment: A Literature Review.” (2023). Influence: International Journal of Science Review, 5(3). (ResearchGate, Influence Journal)
A review of strategies and levels of community engagement in health communications. (2024). Frontiers in Public Health, 2024. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1231827 (Frontiers)
Enhancing Community Engagement in Research: A Tiered Approach. (2024). American Journal of Public Health. https://doi.org/10.2105/AJPH.2024.307608 (ajph.aphapublications.org)
Community Engagement: A Foundation for Health Equity and Resilience. (2025). American Journal of Public Health, 115(S2). (ajph.aphapublications.org)
Empowering Communities to Act for a Change: A Review of Community Empowerment Programs for Sustainability. (2024). Sustainability, 16(19), 8700. (MDPI)
Integrating social sciences in community engagement in humanitarian action (SS4CE). (2024). Journal of Humanitarian Action, SpringerOpen. https://doi.org/10.1186/s41018-024-00155-8 (SpringerOpen)
Tracking the Development of Community Engagement Over Time. (2023). PMC (NIH). (PMC)
Empowerment through participation in community-based research: women in difficult life situations as co-researchers. (2023). PMC (NIH). (PMC)
Community Empowerment Concept Based on Community Needs. (2024). Endless Journal. (Endless Journal)
Does engagement matter? The impact of patient and community engagement in primary care CVD prevention. (2024). BMC Primary Care. https://doi.org/10.1186/s12875-024-02365-w (BioMed Central)
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) – Effectiveness of distributing masks and providing counseling. (2023). IOCScience e-Journal on Abdimas. (IOC Science)
International Community Service Activities (PkM) in Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) (2023) – sudah dicantumkan (Yuliani & Yulianto)
Community Development, Volume 56, Issue 4 (2025) — berbagai artikel tentang pemberdayaan komunitas. (Taylor & Francis Online)




