Critical Path Identification and Schedule Rationalization in a Plantation Road Improvement Project: Case Study at PTPN IV, Batanghari

Authors

  • Putri Kurniawati Universitas Jambi
  • Niken Rarasati Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.32493/sm.v8i1.58258

Keywords:

Critical Path Method, Project Scheduling, Time-Cost Optimization, Network Analysis, Construction Management

Abstract

Keterlambatan dalam proyek infrastruktur, khususnya pembangunan jalan perkebunan, seringkali disebabkan oleh penjadwalan dan alokasi sumber daya yang kurang optimal. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan waktu dan biaya dalam proyek perbaikan jalan sepanjang 2.600meter di PTPN IV Regional 4, Perkebunan Batanghari, menggunakan Metode Jalur Kritis (Critical Path Method/CPM). Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan staf proyek, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen proyek resmi, yang mencakup durasi aktivitas, biaya, dan hubungan prioritas. Diagram jaringan dibangun menggunakan pendekatan Activity on Arrow (AOA), diikuti oleh analisis maju dan mundur untuk menghitung waktu mulai/selesai paling awal/paling lambat dan total float. Hasil menunjukkan bahwa jadwal dasar yang dimulai adalah 120 hari dengan total biaya Rp 1.075.197.832, namun analisis CPM mengungkapkan durasi minimum yang layak yaitu 117 hari, mengurangi total biaya proyek menjadi Rp 1.069.692.832 atau penghematan sebesar Rp 5.505.000. Pengurangan ini terutama disebabkan oleh penghapusan jadwal kelonggaran selama 3 hari, yang menurunkan biaya tenaga kerja (Rp 1.835.000/hari × 3 hari). Jalur kritis terdiri dari aktivitas A, B, D, E, F, G, H (total kelonggaran = 0), sedangkan aktivitas C (mobilisasi/demobilisasi) menunjukkan kelonggaran 2 hari dan karena itu tidak kritis. Studi ini menegaskan bahwa CPM tidak hanya menentukan aktivitas yang penting untuk waktu tetapi juga memungkinkan efisiensi biaya waktu yang terukur, mendukung pengendalian proyek yang lebih responsif dalam pengembangan infrastruktur perkebunan.

 

References

1. Rani HA. Manejemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Deepublish; 2016.

2. Susanto AB, Salim MA. Manajemen Proyek. Kota Semarang, Jawa Tengah: CV. Pilar Nusantara.; 2019.

3. Kadang T, Dayah PW, Simarmata, K., Putri NA, Krisvinus K. Analysis of Consultant Building Project Management Using the CPM (Critical Path Method). J Bus Manag Econ Dev. 2024;

4. Situmorang PDS. Analisa Penjadwalan Proyek Dengan Time Schedule Kurva S, Precedence Diagram Method (PDM), Dan Ranked Positional Weight Method (RPWM). J Tek Sipil Univ Sumatera Utara. 2017;3(7):93–112.

5. Winston WL. Operations Research Applications and Alghorithms. Four. Indiana University: Duxburry Press; 2004.

6. Astuti ID. Analisis Jaringan Kerja Proses Produksi Gula Di PG Djombang Baru. Brawijaya; 2015.

7. Lu M, Liu J, J W. Formalizing a path-float-based approach to determine and interpret total float in project scheduling analysis. Int J Constr Manag. 2017;17(4).

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Kurniawati, P., & Rarasati, N. (2026). Critical Path Identification and Schedule Rationalization in a Plantation Road Improvement Project: Case Study at PTPN IV, Batanghari. STATMAT: Jurnal Statistika Dan Matematika, 8(1), 145–154. https://doi.org/10.32493/sm.v8i1.58258

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.