Analisis Pengaruh Indikator Makro Ekonomi terhadap Return Saham dengan Ukuran Perusahaan sebagai Moderasi pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2015–2024
DOI:
https://doi.org/10.32493/JEE.v8i2.58625Keywords:
Return Saham; Suku Bunga; Inflasi; Nilai Tukar; Ukuran Perusahaan; Sektor Perbankan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, inflasi, dan nilai tukar terhadap return saham sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015–2024 serta menguji peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel terhadap 10 bank yang memenuhi kriteria purposive sampling, dengan total 100 observasi. Pemilihan model dilakukan melalui uji Chow, Lagrange Multiplier, dan Hausman, yang menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model terbaik. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa suku bunga dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap return saham, sedangkan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel makroekonomi berpengaruh signifikan terhadap return saham dengan probabilitas sebesar 0,0139. Nilai adjusted R² sebesar 0,0853 menunjukkan bahwa variabel makroekonomi menjelaskan 8,53% variasi return saham. Hasil Moderated Regression Analysis menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak memoderasi hubungan antara variabel makroekonomi dan return saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh makroekonomi terhadap return saham sektor perbankan bersifat langsung dan relatif homogen, terlepas dari perbedaan ukuran aset perusahaan.
References
[1] Badan Pusat Statistik. (2015–2024). Inflasi Tahun Kalender & Inflasi YoY. Jakarta: BPS. https://www.bps.go.id
[2] Bank Indonesia. (2024).Statistik Nilai Tukar Rupiah (Tren 2015–2024). Bank Indonesia.https://www.bi.go.id
[3] Bank Indonesia. (2024). BI 7-Day Reverse Repo Rate Statistics 2015–2024. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/statistik/indikator/bi7dayrrr
[4] Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of Financial Management (15th ed.). Cengage Learning.
[5] Bursa Efek Indonesia (2024). Infobank 15 2015-2024. Bursa Efek Indonesia. https://www.idx.co.id/id
[6] Chen, L., & Chen, S. (2011). The influence of firm size on the relationship between stock volatility and return stability. Journal of Financial Studies, 19(2), 45–62.https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2011.01.003
[7] Christine, Apriwandi, & Hidayat. (2023). Pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap return saham di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(1). http://dx.doi.org/10.24036/jkep.v3i2.13599Chritianto, Hanna. (2019). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Return Saham. Jurnal Bisnis dan Akuntasi 21(1). https://doi.org/10.23887/jppsh.v6i1.34574
[8] Copeland, T., Weston, J. F., & Shastri, K. (2014). Financial Theory and Corporate Policy (4th ed.). Pearson Addison-Wesley.
[9] Fisher, I. (1930). The theory of interest. New York: Macmillan.
[10] Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
[11] Hartono, J. (2021). Teori Portofolio dan Analisis Investasi (11th ed.). BPFE-Yogyakarta.
[12] Mankiw, N. G. (2021). Principles of Economics (9th ed.). Cengage Learning.
[13] Marjohan, M. (2023). The Effect of Inflation and Rupiah Exchange Rate on Stock Prices with Dividends as Moderators. MIX: Jurnal Ilmiah Manajemen, http://dx.doi.org/10.22441/jurnal_mix.2023.v13i3.011
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi Efektif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta artikel dan menyerahkan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah di bawah persyaratan Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0)
yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).



