SOSIALISASI DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALAT UNTUK BERDAKWAH PADA LEMBAGA DAKWAH TORIQOT QODIRIAH NAQSABANDIAH PONDOK PESATREN SURYALAYA KORDINATOR WILAYAH JAKARTA SELATAN
Abstract
− Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota Lembaga Dakwah Toriqot Qodiriah Naqsabandiah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya Koordinator Wilayah Jakarta Selatan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah di era digital. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola interaksi masyarakat, sehingga lembaga dakwah dituntut untuk beradaptasi agar penyampaian pesan keislaman tetap relevan, efektif, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya masyarakat urban. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyampaian materi konseptual mengenai dakwah digital, diskusi interaktif, serta praktik sederhana pemanfaatan media sosial dalam pembuatan konten dakwah yang komunikatif dan beretika. Kegiatan ini dirancang dengan pendekatan partisipatif agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam mengelola media sosial sebagai media dakwah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap peran dan potensi media sosial, strategi penyusunan konten dakwah digital, serta kesadaran akan pentingnya etika, tanggung jawab, dan literasi digital dalam bermedia sosial. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesiapan lembaga dakwah dalam mengadopsi media sosial sebagai instrumen dakwah yang selaras dengan nilai-nilai tasawuf dan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi pemanfaatan media sosial sebagai media dakwah yang efektif, positif, dan berkelanjutan sesuai dengan nilai-nilai ajaran TQN.
References
Al-Qur’an al-Karim.
Al-Hadits, Shahih Bukhari dan Muslim.
Arifin, A. (2011). Ilmu komunikasi: Sebuah pengantar ringkas. Rajawali Pers.
Azra, A. (2012). Transformasi politik Islam: Radikalisme, khilafatisme, dan demokrasi. Prenada Media.
Aziz, M. A. (2017). Ilmu dakwah. Kencana Prenadamedia Group.
Cangara, H. (2014). Pengantar ilmu komunikasi. RajaGrafindo Persada.
Effendy, O. U. (2003). Ilmu, teori, dan filsafat komunikasi. Citra Aditya Bakti.
Hafidhuddin, D. (2007). Dakwah aktual. Gema Insani Press.
Hamzah, A. (2019). Pemanfaatan media sosial dalam dakwah di era digital. Jurnal Ilmu Dakwah, 39(2), 145–160. https://doi.org/10.24014/jid.v39i2.12345
Haryanto, J. (2020). Strategi dakwah melalui media sosial di kalangan generasi milenial. Jurnal Komunikasi Islam, 10(1), 87–102. https://doi.org/10.21580/jki.v10i1.6789
Hidayat, N. (2020). Dakwah di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 5(2), 123–134.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2019). Modul literasi digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.
Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of human communication (10th ed.). Waveland Press.
Munir, M. (2009). Metode dakwah. Kencana Prenada Media Group.
Nasrullah, R. (2017). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Saputra, W. (2019). Etika komunikasi dakwah di media sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 9(1), 45–58.
Shihab, M. Q. (2013). Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat. Mizan.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syamsuddin, A. (2021). Dakwah digital: Peluang dan tantangan. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 5(1), 12–25. https://doi.org/10.1234/jdk.v5i1.5432
Pondok Pesantren Suryalaya. (2025, September 28). Website resmi Pondok Pesantren Suryalaya. https://suryalaya.org





