Pelatihan Pembelajaran Interaktif Bahasa Inggris dan Nilai-Nilai Islami bagi Santri TPQ Cahaya Kasih Sawangan

Authors

  • Neneng Misliyah Universitas Pamulang

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Cahaya Kasih Sawangan menghadapi tiga persoalan utama dalam pembelajaran bahasa Inggris, yaitu metode pengajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif, minimnya integrasi nilai-nilai Islami dalam materi, serta keterbatasan kompetensi pengajar dalam menerapkan pembelajaran inovatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris santri melalui pelatihan pembelajaran interaktif yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui empat tahap, yaitu persiapan (koordinasi, asesmen kebutuhan, dan penyusunan modul), pelaksanaan (pelatihan metode interaktif berbasis student-centered learning dan integrasi nilai Islami serta microteaching), pendampingan selama satu bulan, dan evaluasi proses, hasil, serta dampak. Sasaran kegiatan adalah lima orang pengajar dan sekitar empat puluh santri berusia 7-12 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi pengajar dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran interaktif, meningkatnya partisipasi aktif dan penguasaan kosakata santri, serta tumbuhnya kebiasaan penggunaan ungkapan Islami berbahasa Inggris. Selain itu dihasilkan modul pembelajaran interaktif, materi ajar terintegrasi nilai Islami, media flashcards tematik, dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang dapat digunakan secara mandiri oleh mitra. Disimpulkan bahwa pelatihan pembelajaran interaktif terintegrasi nilai-nilai Islami efektif meningkatkan kompetensi pengajar sekaligus motivasi dan kemampuan dasar bahasa Inggris santri, serta memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan masyarakat dan berpotensi direplikasi oleh TPQ lain

References

Ali, S. W., & Husain, N. (2024). Exploring language wonderland: Pelatihan bahasa Inggris kreatif dengan cerita interaktif untuk anak-anak. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 3(2).

Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2020). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute.

Dewani Harahap, F. (2024). Penerapan metode roleplay pada siswa sekolah dasar sebagai upaya peningkatan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi, 4(6), 1-6.

Ellis, R. (2020). The study of second language acquisition (2nd ed.). Oxford University Press.

Lickona, T. (2021). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Made Wedayanthi, L. D., Sueca, I. N., Andika, P., & Putra, S. (2024). Optimalisasi pembelajaran bahasa Inggris berbasis gamifikasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(4), 3959-3965.

Nation, I. S. P. (2022). Learning vocabulary in another language (2nd ed.). Cambridge University Press.

Puspitaloka, N., Ambarwati, E. K., Dewi, I. P., & Hakim, P. K. (2023). Sosialisasi penerapan teks digital interaktif bagi kemampuan membaca bahasa Inggris anak sekolah dasar. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(1), 113-121.

Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2020). Approaches and methods in language teaching (3rd ed.). Cambridge University Press.

Schon, D. A. (2020). The reflective practitioner: How professionals think in action. Basic Books.

Stoll, L., Bolam, R., McMahon, A., Wallace, M., & Thomas, S. (2021). Professional learning communities: A review of the literature. Journal of Educational Change, 7(4), 221-258.

Trust, T., & Whalen, J. (2020). Should teachers be trained in emergency remote teaching? Lessons learned from the COVID-19 pandemic. Journal of Technology and Teacher Education, 28(2), 189-199

Downloads

Published

2026-06-30