Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga terhadap Harga Saham pada Sektor Industri Otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024
DOI:
https://doi.org/10.32493/jee.v8i3.58957Keywords:
Inflasi, Suku Bunga, Harga Saham, industri otomotif, Pasar ModalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap harga saham pada perusahaan sektor industri otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif serta analisis jalur (path analysis). Metode ini dipilih karena mampu menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel secara simultan, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengaruh variabel makroekonomi terhadap harga saham. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari BPS, Bank Indonesia, dan BEI dengan sampel 4 perusahaan dengan total 80 data triwulan melalui teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham sektor otomotif. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor makroekonomi bukan penentu utama pergerakan harga saham sektor otomotif. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa investor sebaiknya lebih memprioritaskan analisis fundamental perusahaan dibandingkan hanya mengandalkan indikator inflasi. Sementara itu, bagi pelaku industri otomotif, perubahan suku bunga dapat dijadikan sebagai indikator penting dalam menyusun strategi pembiayaan dan penjualan, terutama dalam menghadapi dinamika kebijakan moneter.
References
1. Adri, A. (2025). Otomotif Lesu, Data Pertumbuhan Ekonomi Dipertanyakan. Kompas.Id. Https://Www.Kompas.Id/Artikel/Kuat-Di-Statistik-Lemah-Di-Lapangan
2. Anisya, V., & Hidayat, I. (2023). Pengaruh Rasio Likuiditas, Aktivitas, Profitabilitas Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Harga Saham Perusahaan Otomotif Yang Terdaftar Di Bei. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen.
3. Assidiq, T. R., Freitas, J. B., Rahmayanti, P., & Suhatmi, E. C. (2025). Pengaruh Inflasi Dan Suku Bunga Terhadap Harga Saham Perusahaan Transportasi Dan Logistik Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(8), 45–62. Https://Doi.Org/10.71282/Jurmie.V2i8.792
4. Dayanti, D., Mulyadi, D., Sandi, S. P. H., & Fadli, U. M. D. (2024). Research In Management Of Technology And The Influence Of Financial Literacy , E-Money , And Hedonism Lifestyle On The Financial Management Of Management Students 2019-2021 Ubp Karawang. 5(2), 987–995.
5. Dewi, N. S., & Suwarno, A. E. (2022). Pengaruh Roa, Roe, Eps Dan Der Terhadap Harga Saham Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Lq45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020). Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (Snpk), 1, 472–482. Https://Doi.Org/10.36441/Snpk.Vol1.2022.77
6. Esti, E. A. J., Hernawan, M. A., Saputri, M., Dali, R. M., Mulyadi, D., Nuryani, N. N. J., Lestari, D. S., Ala, H. M., Suherman, U., Rosmawati, E., Rahman, S. A., Sandi, S. P. H., Munawarah, Setiawati, Handayani, H., Rizqi, M. N., Handayani, S., & Lerrick, Y. F. (2025). Manajemen Keuangan (Konsep Dan Implementasi) (Issue February).
7. Fauziyah, H., Mulyadi, D., & Sandi, S. P. H. (2025). Pengaruh Financial Self Control Dan Fanatisme Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Penggemar Nct Di Kabupaten Karawang. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 7, 2095–2112. Https://Doi.Org/10.47467/Alkharaj.V7i6.7754
8. Gaikindo. (2025). Gambaran Prospek Bisnis Komponen Otomotif Nasional Pada 2025. Gaikindo. Https://Www.Gaikindo.Or.Id/Gambaran-Prospek-Bisnis-Komponen-Otomotif-Nasional-Pada-2025/
9. Iradilah, S., & Tanjung, A. A. (2022). Pengaruh Inflasi Dan Suku Bunga Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bei. Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (Ekuitas), 4(2), 420–428. Https://Doi.Org/10.47065/Ekuitas.V4i2.2363
10. Lumowa, M., Umboh, K. Y., & Soepeno, M. H. (2022). Aspek Hukum Peran Lembaga Arbitrase Dalam Penyelesaian Sengketa Pasar Modal Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal. Lex Administratum, 5(10), 343–356.
11. Made, N., & Dwijayanti, A. (2021). Pengaruh Nilai Tukar Dan Inflasi Terhadap Harga Saham Perbankan Pada Masa Pandemi Covid-19. 17(1), 86–93.
12. Natalia, T. (2025). Penjualan Mobil Terpuruk, Sinyal Darurat Industri Otomotif! Cnbc Indonesia. Https://Www.Cnbcindonesia.Com/Research/20250611105350-128-639970/Penjualan-Mobil-Terpuruk-Sinyal-Darurat-Industri-Otomotif
13. Rangkuty, D. M., Sajar, S., Yazid, A., & Satria, W. (2024). Teori Inflasi Dan Pendapatan.
14. Rangkuty, D. M., & Yusuf, M. (2020). Ekonomi Moneter (Issue May 2020).
15. Rasyad, F. H. S., Agsilni, A., & Wisanggara, R. (2021). Pengaruh Inflasi Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Harga Saham Perusahaan Pada Masa Pandemi Covid-19. Al-Masraf: Jurnal Lembaga Keuangan Dan Perbankan, 6(2), 124. Https://Doi.Org/10.15548/Al-Masraf.V6i2.475
16. Saleh, A. M., Rukmana, R., & Ramlah, S. (2025). Pengaruh Inflasi Dan Suku Bunga Terhadap Harga Saham Dengan Finansial Distress Sebagai Variabel Mediasi. 8(3). Semaun, S., & Wahidin. (2016). Bunga Bank Dan Nisbah Bagi Hasil.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi Efektif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta artikel dan menyerahkan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah di bawah persyaratan Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0)
yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).



