Pengaruh Beban Kerja dan Konflik Peran terhadap Stres Kerja Karyawan Indomaret Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.32493/JEE.v8i2.59257Keywords:
Beban Kerja; Konflik Peran; Stres Kerja; Karyawan Ritel; Indomaret.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan konflik peran terhadap stres kerja pada karyawan toko ritel Indomaret di Kota Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory survey. Populasi penelitian adalah karyawan toko ritel Indomaret di Kota Cirebon, dengan sampel sebanyak 248 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria masa kerja minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang cukup baik, di mana beban kerja dan konflik peran secara simultan mampu menjelaskan 56,2% variasi stres kerja. Secara parsial, beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap stres kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa banyaknya tugas dan tekanan waktu belum tentu menjadi sumber tekanan psikologis utama apabila karyawan telah memiliki pengalaman dan kemampuan adaptasi terhadap ritme operasional toko. Sebaliknya, konflik peran terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja serta menjadi variabel yang paling dominan dalam model. Hasil ini menegaskan bahwa stres kerja karyawan ritel lebih banyak dipicu oleh tumpang tindih tuntutan kerja, ketidaksesuaian instruksi, dan ketidakjelasan prioritas tugas dibandingkan oleh banyaknya pekerjaan itu sendiri. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan stres kerja di sektor ritel perlu difokuskan pada penegasan pembagian tugas, konsistensi penerapan standar operasional prosedur, kejelasan alur komando, dan penguatan komunikasi kerja antar atasan maupun antar shift.
References
Arnold, T., Flaherty, K. E., Voss, K. E., & Mowen, J. C. (2009). Role stressors and retail performance: The role of perceived competitive climate. Journal of Retailing, 85(2), 194–205. https://doi.org/10.1016/j.jretai.2009.02.002
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The Job Demands–Resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands-resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056
Danarsih, R. U., Wiyono, G., & Kirana, K. C. (2021). Analisis kinerja berbasis beban kerja dan konflik kerja dengan mediator stres kerja. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 18(2), 126–141. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v18i2.41527
Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). The job demands–resources model of burnout. Journal of Applied Psychology, 86(3), 499–512. https://doi.org/10.1037/0021-9010.86.3.499
Fornell, C., & Larcker, D. F. (1981). Evaluating structural equation models with unobservable variables and measurement error. Journal of Marketing Research, 18(1), 39–50.
Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). When to Use and How to Report the Results of PLS-SEM. European Business Review, 31(1), 2–24. https://doi.org/10.1108/EBR-11-2018-0203
Henseler, J., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2015). A new criterion for assessing discriminant validity in variance-based structural equation modeling. Journal of the Academy of Marketing Science, 43(1), 115–135. https://doi.org/10.1007/s11747-014-0403-8
Hobfoll, S. E. (1989). Conservation of resources: A new attempt at conceptualizing stress. American Psychologist, 44(3), 513–524. https://doi.org/10.1037/0003-066X.44.3.513
Jackson, S. E., & Schuler, R. S. (1985). A meta-analysis and conceptual critique of research on role ambiguity and role conflict in work settings. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 36(1), 16–78. https://doi.org/10.1016/0749-5978(85)90020-2
LePine, J. A., Podsakoff, N. P., & LePine, M. A. (2005). A meta-analytic test of the challenge stressor-hindrance stressor framework: An explanation for inconsistent relationships among stressors and performance. Academy of Management Journal, 48(5), 764–775. https://doi.org/10.5465/AMJ.2005.18803921
Parker, D. F., & DeCotiis, T. A. (1983). Organizational determinants of job stress. Organizational Behavior and Human Performance, 32(2), 160–177. https://doi.org/10.1016/0030-5073(83)90145-9
Podsakoff, N. P., LePine, J. A., & LePine, M. A. (2007). Differential challenge stressor-hindrance stressor relationships with job attitudes, turnover intentions, turnover, and withdrawal behavior: A meta-analysis. Journal of Applied Psychology, 92(2), 438–454. https://doi.org/10.1037/0021-9010.92.2.438
Podsakoff, P. M., MacKenzie, S. B., Lee, J.-Y., & Podsakoff, N. P. (2003). Common method biases in behavioral research: A critical review of the literature and recommended remedies. Journal of Applied Psychology, 88(5), 879–903. https://doi.org/10.1037/0021-9010.88.5.879
Rizzo, J. R., House, R. J., & Lirtzman, S. I. (1970). Role conflict and ambiguity in complex organizations. Administrative Science Quarterly, 15(2), 150–163. https://doi.org/10.2307/2391486
Spector, P. E., & Jex, S. M. (1998). Development of four self-report measures of job stressors and strain: Interpersonal Conflict at Work Scale, Organizational Constraints Scale, Quantitative Workload Inventory, and Physical Symptoms Inventory. Journal of Occupational Health Psychology, 3(4), 356–367. https://doi.org/10.1037/1076-8998.3.4.356
Tubre, T. C., & Collins, J. M. (2000). Jackson and Schuler (1985) revisited: A meta-analysis of the relationships between role ambiguity, role conflict, and job performance. Journal of Management, 26(1), 155–169. https://doi.org/10.1016/S0149-2063(99)00035-5
Wahana, A., Setiadi, I. K., & Mulyantini, S. (2024). Analysis of the effect of workload, role conflict, work stress on exit intentions and work burnout. Journal of Management Economic and Financial, 2(3), 64–71. https://doi.org/10.46799/jmef.v2i3.32
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi Efektif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta artikel dan menyerahkan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah di bawah persyaratan Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0)
yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).



