Perilaku Keuangan Digital terhadap Keputusan Investasi Individu pada Era Ekonomi Digital
DOI:
https://doi.org/10.32493/jee.v8i4.60279Keywords:
Perilaku Keuangan Digital, Keputusan Investasi, Literasi Keuangan Digital, Financial Technology, Investasi DigitalAbstract
Perkembangan teknologi digital pada sektor keuangan telah menciptakan perubahan perilaku masyarakat dalam melakukan aktivitas transaksi dan investasi. Transformasi digital melalui penggunaan mobile banking, e-wallet, internet banking, dan aplikasi investasi online mendorong masyarakat untuk melakukan pengelolaan keuangan secara lebih praktis, cepat, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku keuangan digital terhadap keputusan investasi individu pada masyarakat pengguna layanan keuangan digital di Indonesia. Kebaruan penelitian terletak pada pengintegrasian indikator perilaku keuangan digital yang meliputi intensitas penggunaan aplikasi digital, literasi keuangan digital, kemudahan transaksi, dan tingkat kepercayaan terhadap platform digital dalam menjelaskan keputusan investasi individu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 responden yang aktif menggunakan layanan keuangan digital dan pernah melakukan investasi digital. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan analisis data menggunakan regresi linear berganda berbantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi individu dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,684. Literasi keuangan digital menjadi faktor dominan dalam memengaruhi keputusan investasi karena kemampuan memahami informasi dan risiko investasi digital meningkatkan kepercayaan diri individu dalam mengambil keputusan investasi secara rasional. Selain itu, kemudahan transaksi dan keamanan platform digital turut meningkatkan minat investasi masyarakat. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan literasi keuangan digital, edukasi investasi, dan keamanan sistem financial technology menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan investasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
References
1. Berndt, T. J. (2022). Friendship quality and social development. Current Directions in Psychological Science, 11(1), 7–10.
2. Deliabilda, S. A., Putra, H. M. M., & Riwayadi, E. (2022). Analisis lingkungan makro dan implikasinya terhadap financial technology di Indonesia. Jurnal SEKURITAS, 5(3), 196–205.
3. Fauziyah, A., Budiman, A., Sugiharti, H., Sartika, S. H., & Khairunnisa, S. (2024). Digital financial literacy and digital financial inclusion: Efforts to overcome challenges after the Covid-19 pandemic. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 5(1), 45–58.
4. Firmansyah, E., & Putri, A. (2026). Analisis perilaku keuangan digital terhadap keputusan investasi pada era ekonomi digital. Jurnal Manajemen Keuangan dan Investasi, 10(1), 15–29.
5. Hermawan, A., Gunardi, A., & Sari, L. M. (2022). The link between financial literacy, financial inclusion, the use of digital finance, and MSME performance: A moderated mediation model. Journal of Management and Business Research, 7(2), 112–125.
6. Hidayat, T., & Anwar, M. (2023). Literasi keuangan digital dan pengaruhnya terhadap keputusan investasi mahasiswa. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 19(1), 44–56.
7. Nugroho, A., & Wijaya, F. (2024). Digital payment adoption and consumer financial behavior in Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 15(2), 87–101.
8. Pratama, R., & Lestari, D. (2022). Pengaruh financial technology terhadap perilaku investasi generasi milenial di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 9(2), 121–133.
9. Rahmawati, N., & Yusuf, H. (2025). Financial technology and investment decision behavior among young investors. Jurnal Keuangan dan Perbankan Indonesia, 13(1), 55–69.
10. Reza, H. K., & Susanti, M. (2023). A bibliometric and visualized analysis of digital payment 2019–2021. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan, 4(2), 88–97.
11. Ristianawati, Y., & Hartono, S. B. (2022). Determinasi tantangan financial inclusion dan realisasi strategi diversifikasi investasi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 699–706.
12. Saputra, D., & Kurniawati, I. (2022). Kepercayaan konsumen terhadap platform investasi digital dan dampaknya terhadap minat investasi. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, 7(3), 201–214.
13. Soekanto, S. (2022). Sosiologi suatu pengantar (Edisi 7). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
14. Sugiana, N. S. S., Long, T. K., Hamdani, D. S., Sulastri, T. I., & Hendriana, T. I. (2022). Digital business opportunities in education services: The use of information technology in the Covid-19 endemic. Journal of Digital Business and Economics, 6(1), 66–74.
15. Supriyati, Mulyani, S., Suharman, H., & Supriadi, T. (2022). The influence of business models and information technology on the quality of accounting information systems digitizing MSMEs post-COVID-19. Jurnal Sistem Informasi, 18(2), 36–49.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ekonomi Efektif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta artikel dan menyerahkan kepada jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah di bawah persyaratan Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0)
yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).



