Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Petani oleh Koperasi Desa Merah Putih Pingku (Kopdes) Desa Pingku Parungpanjang Bogor
DOI:
https://doi.org/10.32493/jmab.v5i3.55081Keywords:
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat; Kelompok Tani; KDMP Ping-kuAbstract
Program pemberdayaan ekonomi petani oleh Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Pingku di Desa Pingku, Parungpanjang, Bogor, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan kelembagaan dan akses pasar. Masalah utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan modal, rendahnya posisi tawar dalam rantai distribusi, serta minimnya literasi pengelolaan keuangan koperasi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan intensif yang mencakup pelatihan manajemen organisasi, digitalisasi pemasaran produk pertanian, dan penyusunan sistem bagi hasil yang transparan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas manajerial pengurus koperasi dan perluasan jaringan pemasaran hasil tani di luar tengkulak konvensional. Selain itu, terbentuk sistem pendanaan internal yang lebih stabil guna mendukung kebutuhan produksi anggota. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa penguatan peran koperasi desa mampu menjadi katalisator kemandirian ekonomi petani dan memperpendek rantai distribusi komoditas lokal. Melalui keberlanjutan program ini, diharapkan Desa Pingku dapat menjadi model percontohan bagi desa lain dalam mengoptimalkan potensi agraris berbasis komunitas melalui wadah koperasi yang profesional.
References
Arimbawa, P. D., & Rustariyuni, N. W. (2020). Resiliensi ekonomi petani me-lalui penguatan kelembagaan dan lit-erasi keuangan di era digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jagaditha, 7(2), 112-120. doi.org
Hidayat, R., & Syarif, M. (2021). Peran Koperasi dalam memutus mata rantai tengkulak dan stabilitas harga ko-moditas pertanian. Jurnal Pem-berdayaan Masyarakat Madani, 5(1), 45-62.
Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pemben-tukan Koperasi Desa/Kelurahan Me-rah Putih.
Kementerian Desa PDTT. (2025). Panduan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih: Menuju Swasembada Pangan Nasional. Jakarta: Kemendesa.
Mubyarto, L. (2020). Ekonomi Kerakyatan: Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal. (Edisi Revisi). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nasution, A. H., & Saputra, A. (2022). Transformasi digital koperasi unit de-sa dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Jurnal Agri-bisnis Terpadu, 15(1), 88-103.
Nur, M., et al. (2023). Digitalisasi koperasi dan penguatan literasi keuangan: Kunci resiliensi ekonomi petani pas-ca-pandemi. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 11(2), 210-225.
Pranata, Y., & Kusuma, D. (2024). Imple-mentasi Instruksi Presiden tentang Percepatan Koperasi Desa terhadap kesejahteraan petani lokal. Jurnal Ke-bijakan Publik Indonesia, 6(3), 301-315.
Putri, S. A., & Raharjo, B. (2023). Strategi pemasaran ubi ungu melalui optimal-isasi peran koperasi berbasis komuni-tas. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (JPKM), 9(1), 12-24.
Saputro, B., & Rahayu, S. (2022). Pengem-bangan model pendampingan com-munity-driven development bagi petani tradisional di Jawa Bar-at. Jurnal Riset Ekonomi Pem-bangunan, 7(2), 145-158.
Siahaan, P. T. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat petani dalam akses permodalan for-mal. Jurnal Ekonomi Pertanian, 12(4), 415-430.
Suryadi, K., & Hartono, T. (2025). Evaluasi kelembagaan Koperasi Merah Putih dalam penguatan ekonomi pedesaan di era swasembada pangan. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Desa, 17(1), 55-70.
Wulandari, R., & Pratama, I. (2020). Dam-pak sosial budaya bersih desa ter-hadap penguatan modal sosial petani. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(3), 202-215.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








2.jpg)





.png)