Strategi Pembinaan Masyarakat Dalam Mengantisipasi Kehamilan Dini pada Remaja di Pulau Lancang
Abstract
Kehamilan dini di kalangan remaja menjadi persoalan sosial yang kompleks, terutama di wilayah terpencil seperti Pulau Lancang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pembinaan masyarakat dalam mencegah kehamilan dini pada remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pembinaan dilakukan dengan pendekatan edukatif, keagamaan, dan sosial. Tokoh masyarakat memainkan peran penting sebagai edukator moral dan agen perubahan sosial. Kendala utama yang dihadapi antara lain keterbatasan informasi, rendahnya pendidikan masyarakat, dan budaya malu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mencegah kehamilan dini secara berkelanjutan. Namun, pembinaan masih menemui berbagai hambatan seperti keterbatasan informasi, rendahnya pendidikan reproduksi, minimnya dukungan institusional, serta budaya tabu dalam membahas seksualitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara masyarakat, keluarga, sekolah, dan pemerintah sangat diperlukan agar pembinaan dapat berjalan secara terstruktur, berkelanjutan, dan menyentuh kebutuhan remaja secara menyeluruh.
Kata-kata kunci: Pembinaan masyarakat, Kehamilan dini, Remaja.
References
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2017). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI). BKKBN. https://www.bkkbn.go.id
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed (Edisi Bahasa Indonesia). Pustaka Pelajar.
Davista, M. (2020). Dampak Kehamilan Remaja di Luar Nikah terhadap Psikologi dan Sosial. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 4(1), 12–18. https://doi.org/10.xxx/davista.2020
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. UI Press.
UNESCO. (2018). Panduan Internasional tentang Pendidikan Seksualitas: Pendekatan Berbasis Bukti. https://unesdoc.unesco.org
UNFPA. (2022). Strategi Remaja dan Pemuda: Tubuhku, Hidupku, Duniaku. United Nations Population Fund. https://www.unfpa.org
WHO. (2018). Risiko dan Solusi Kesehatan Remaja. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescents-health-risks-and-solutions
WHO. (2020). Standar Global untuk Sekolah Sehat: Panduan Implementasi. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240005105
Yunita, R. & Azzahra, T. (2021). Peran Keluarga dalam Mencegah Kehamilan Dini pada Remaja. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(2), 55–60. https://doi.org/10.1234/jpsh.v3i2.2021
Zahro, F., & Firmansyah, R. (2022). Peran Tokoh Masyarakat dalam Pembinaan Remaja. Jurnal Komunikasi Sosial, 6(1), 15–25. https://doi.org/10.5678/jks.v6i1.2022
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 kamelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

