IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KORUPSI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dan berpikir kritis untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang korupsi, peran interaksi sosial dan pembelajaran di sekolah, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya di SMP Negeri 3 Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru PPKn, dan enam peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dan berpikir kritis telah diimplementasikan melalui pembelajaran, pembiasaan, dan budaya sekolah yang menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan integritas. Interaksi antara guru dan peserta didik mendukung terbentuknya pemahaman tentang korupsi, sementara keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh komitmen sekolah, peran guru, budaya sekolah, dan dukungan orang tua. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan karakteristik peserta didik, serta pengaruh lingkungan. Secara keseluruhan, implementasi pendidikan karakter dan berpikir kritis memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman siswa tentang korupsi.
Kata-kata kunci: Pendidikan Karakter 1; Berpikir Kritis 2; Pemahaman Korupsi 3
References
Amelya, N., Dany, M., Rahayu, D., Helmina, M., & Zahra, R. (2023). Penguatan nilai-nilai pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah sebagai strategi upaya pencegahan korupsi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(18), 1005–1012. https://doi.org/10.5281/zenodo.8418088
Calista, A. (2024). Pengaruh program pendidikan karakter anti korupsi di sekolah menengah. Sindoro Cendikia Pendidikan, 7(5).
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi ke-4). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Isroani, F., & Zaenullah, Z. (2023). Pendidikan antikorupsi sebagai pendidikan karakter bagi peserta didik. Jurnal Sustainable, 6(2), 470–474. https://doi.org/10.32923/kjmp.v6i2.4135
Mulyasa, E. (2016). Improved quality management based learning for preparing the character of graduates in response to globalization era. International Journal of Education and Research, 4(11), 385–393.
Murdiono, M. (2016). Pendidikan anti korupsi terintegrasi dalam pembelajaran PKn untuk menanamkan karakter kejujuran di SMP. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 13(1). https://doi.org/10.21831/socia.v13i1.9910
Nucci, L. (2017). Character: A multifaceted developmental system. Journal of Character Education, 13(1), 1–16. https://doi.org/10.1108/JCED-12-2017-0001
Paraniti, A. A. I., Dina, N. K., Diarta, I. M., & Hermawan, I. M. S. (2024). Membangun keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar: Akselerasi mewujudkan profil pelajar Pancasila. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2), 201–208. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1907
Sunaryati, T., Syva, F., Savira, S., & Khasanah, N. (2025). Penguatan pendidikan karakter kreatif dan berpikir kritis pada anak sekolah dasar melalui diskusi terbuka dan debat dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. ALACRITY: Journal of Education, 325–337. https://doi.org/10.52121/alacrity.v5i1.648
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Setyo Pambudi, Sugiyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

