Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Bahasa Inggris 2 Program Studi Administrasi Perkantoran D-3 Universitas Pamulang
Keywords:
Problem Based Learning, hasil belajar, Bahasa Inggris, pembelajaran inovatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Inggris 2 Program Studi Administrasi Perkantoran D-3 Universitas Pamulang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 20 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pre-test, dan post-test. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen mencapai 84,20, sedangkan kelompok kontrol sebesar 73,10, dengan nilai pre-test masing-masing 65,40 dan 64,80. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penerapan Problem Based Learning terhadap hasil belajar mahasiswa. Selain meningkatkan aspek kognitif, model PBL juga meningkatkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, kolaborasi, serta kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Dengan demikian, Problem Based Learning layak diterapkan sebagai alternatif model pembelajaran inovatif pada pendidikan vokasi.
Kata Kunci: Problem Based Learning, hasil belajar, Bahasa Inggris, pembelajaran inovatif.
References
Arends, R. I. (2012). Learning to Teach.
Barrows, H. S. (1986). A Taxonomy of Problem-Based Learning Methods.
Brown, H. D., & Lee, H. (1994). Teaching by Principles.
Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-Based Learning: What and How Do Students Learn?
Richards, J. C. (2006). Communicative Language Teaching Today.
Savery, J. R. (2015). Overview of Problem-Based Learning.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka ).
JURNAL SEKRETARI: memiliki lisensi CC-BY-SA atau yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah.
Dalam mengembangkan strategi dan menetapkan prioritas, JURNAL SEKRETARI: Jurnal Sekretaris menyadari bahwa akses bebas lebih baik daripada akses berbayar, akses gratis lebih baik daripada akses gratis, dan libre di bawah CC-BY-SA atau yang setara lebih baik daripada libre di bawah kondisi terbuka yang lebih ketat. lisensi. Kita harus mencapai apa yang kita bisa ketika kita bisa. Kita tidak boleh menunda mencapai kebebasan untuk mencapai libre, dan kita tidak boleh berhenti pada kebebasan ketika kita bisa mencapai libre.