Penerapan Kebijakan Pengampunan Pajak Dalam Meningkatkan Pendapatan Negara Berdasarkan Undang-Undang No 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak
DOI:
https://doi.org/10.32493/palrev.v4i1.12788Keywords:
Kebijakan, Tax Amnesty, Pendapatan NegaraAbstract
Hal yang terpenting yang dijadikan sebagai sumber pendapatan negara adalah sektor pajak yang dalam proses pemungutan selalu terdapat faktor penghambat. Di satu sisi yang menjadi faktor penghambat yang dapat dibilang sebagai faktor yang mengancam dalam sektor perpajakan yaitu adanya bentuk perlawanan dari pihak wajib pajak. Dengan Adanya amnesti pajak yang dilakukan pemerintah untuk menjadikan upaya efektif dan efisien dalam pemasukan negara dibidang perpajakan dan dapat menghasilkan lagi penghasilan Masyarakat di Indonesia yang terdapat di wilayah luar. Kali ini dalam rangka sebagai bentuk reformasi pajak, salah satu agenda pemerintah adalah untuk menerapkan pengampunan pajak atau pajak amnesti yang diharapkan untuk memperluas basis data wajib pajak baik individu dan entitas dan diperkirakan akan meningkat di negara sektor pajak penghasilan , terutama untuk masa depan.Tujuan utama dalam artikel ini yaitu untuk mengkaji penerapan adanya amnesti pajak dengan peningkatan penerimaan Negara disektor pajak yang berdasarkan Undang-undang No. 11 tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. Dalam artikel ini menggunakan metode dengan pendekatan yuridis sosiologis, data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder, serta analisis datanya menggunaan deskripsi kualitatif.
References
Eko Nordiansyah, “Dampak Pengampunan Pajak Bagi Pertumbuhan Ekonomi dan Rupiah,†Metronews, 14 Juli 2016.
Erwin Silitonga, “Ekonomi Bawah Tanah, Pengampunan Pajak, dan Referendum†Direktorat Jenderal Pajak (Juni 2012).
Johannes R, “Analisis Efektifitas Implementasi Tax Amnesty di Indonesia Tahun 2016,†(2016).
Mardiasmo, Perpajakan Edisi Revisi (Yogyakarta : Penerbit Andi, 2016),13. Kristian Agung Prasetyo, “Manfaatkan Pengampunan Sanksi†Tax Research and Training Service,Tax Center, inside Tax : 31 (2015)
Mardiasmo,2011, Perpajakan (Edisi Revisi), Yogyakarta,Andi Yogyakarta.
Marzuki,1983, Metodologi Riset, PT Hanindita Offset, Yogyakarta
Muda Markus, Perpajakan Indonesia, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2005
Ragimun, “Analisis Implementasi Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) di Indonesiaâ€, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, (2015)
Sadono Sukirno, Makroekonomi Teori Pengantar, Edisi Ketiga, Rajawali Pers, Jakarta,2012
Siti Resmi, Perpajakan (Teori dan Kasus ) Edisi 7 Buku 1 (Jakarta : Salemba Empat , 2013)
Sri Mulyani Indrawati, “Amnesti Pajak Periode I tersukses di Dunia,†Berita Kementrian Keuangan, 25 Desember 2016.
Suharno, Panduan Praktis Amnesti Pajak Indonesia, (Jakarta : Kompas Media Nusantara, 2016)
Undang–undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.
Zainal Muttaqin, 2013,Tax Amnesty di Indonesia, Bandung, Refika Aditama
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with Pamulang Law Review (PalRev) retain copyright in their published works and grant the journal the right of first publication. All articles are published under the https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/?utm.
Under this license, users are permitted to copy and redistribute the material in any medium or format and to remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial purposes, provided that appropriate credit is given to the original author(s), the original publication in Pamulang Law Review is acknowledged, a link to the applicable license is provided, and any adapted material is distributed under the same or a compatible license.
Authors may enter into separate and additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of their work, including depositing it in institutional repositories, personal or professional websites, and other scholarly platforms, provided that the original publication in Pamulang Law Review is properly acknowledged.
Authors are encouraged to disseminate their published works through appropriate scholarly channels to enhance accessibility, visibility, discoverability, and scholarly impact.


