Pengaruh Beban Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Quiet Quitting pada Karyawan Generasi Z di Industri Fashion Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.32493/drb.v8i3.48984Keywords:
Beban Kerja; Budaya Organisasi; Quiet Quitting; Generasi Z; Industri FashionAbstract
Fenomena quiet quitting merujuk pada kondisi ketika karyawan hanya bekerja sesuai tugas pokok tanpa keterlibatan lebih. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh beban kerja dan budaya organisasi terhadap quiet quitting pada karyawan Generasi Z di industri fashion Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 190 orang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pada hasil uji analisis regresi menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif secara signifikan terhadap quiet quitting (β = 0,752; p < 0,05), sedangkan budaya organisasi berpengaruh negatif secara signifikan (β = -0,204; p < 0,05). Uji F juga menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap quiet quitting dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 65,9%. Penelitian ini menggarisbawahi bahwa pengelolaan beban kerja secara proporsional serta penerapan budaya organisasi yang sehat merupakan langkah penting dalam mengurangi potensi quiet quitting. Diharapkan dari penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh manajemen perusahaan untuk menciptakan suasana kerja yang mendukung peningkatan keterlibatan karyawan, terutama kalangan generasi Z.
References
Ainayya, N. (2024, October 14). Quiet Quitting, Lebih dari Sekedar Malas Kerja? Halaman 1 - Kompasiana.com. https://www.kompasiana.com/nurussyifaainayya9772/670bea9334777c73e97c6502/quiet-quitting-lebih-dari-sekedar-malas-kerja
Amanda, V., Basaria, D., & Fahlevi, R. (2024). Analisis Pengaruh Employee Engagement terhadap Inovasi Kerja Karyawan di Jakarta. Jurnal Psikologi Wijaya Putra, 4(1).
Anjani, R. (2024, October 28). Banyak Gen Z Dipecat dari Perusahaan, Ternyata Ini Penyebabnya. https://www.detik.com/jabar/bisnis/d-7608399/banyak-gen-z-dipecat-dari-perusahaan-ternyata-ini-penyebabnya
Ayu, A., Lestari, D., & Merthayasa, A. (2022). Peran Teknologi dalam Perubahan Bisnis di Era Globalisasi. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(11), 16706–16711.
Chaniago, H., Muharam, H., & Efawati, Y. (2023). Metode Riset Bisnis Dan Permodelan. Edukasi Riset Digital PT.
Demerouti, E., & Bakker, A. B. (2023). Job demands-resources theory in times of crises: New propositions. Organizational Psychology Review, 13(3), 209–236.
Desputri, S., & Susilawati. (2024). Analisis Manajemen Stres Dan Kesehatan Mental Pekerja Di Era Digital. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2, 713–715.
Diskominfo Bandung. (2024, May 26). Fakta Menarik Bandung sebagai Kota Kreatif, Ayo Main ke Sini. https://jabarprov.go.id/berita/fakta-menarik-bandung-sebagai-kota-kreatif-ayo-main-ke-sini-13634
Galanis, P., Katsiroumpa, A., Vraka, I., Siskou, O., Konstantakopoulou, O., Moisoglou, I., Gallos, P., & Kaitelidou, D. (2023). The quiet quitting scale: Development and initial validation. AIMS Public Health, 10(4), 828–848.
Harter, J. (2022, September 6). Is Quiet Quitting Real? https://www.gallup.com/workplace/398306/quiet-quitting-real.aspx
Kaesang, S. V., Pio, J. R., & Tatimu, V. (2021). Pengaruh Budaya Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan. In Productivity (Vol. 2, Issue 5).
Klotz, A. C., & Bolino, M. C. (2022, September 15). When Quiet Quitting Is Worse Than the Real Thing. https://hbr.org/2022/09/when-quiet-quitting-is-worse-than-the-real-thing
Kristyowati, Y. (2021). Generasi “Z” dan Strategi Melayaninya. AMBASSADORS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(1), 23–34.
Mahawati, E., Yuniwati, I., Ferinia, R., Rahayu, P. P., Fani, T., Sari, A. P., Setijaningsih, R. A., Fitriyatinur, Q., Sesilia, A. P., Mayasari, I., Dewi, I. K., & Bahri, S. (2021). Analisis Beban Kerja dan Produktivitas Kerja. Yayasan Kita Menulis, 188. https://repository.unai.edu/id/eprint/285/1/2021-2022 Ganjil Analisis Beban Kerja Full_compressed.pdf
Marsela, G., & Sari, P. A. (2024). Pengaruh Work Life Balance Terhadap Loyalitas Karyawan Pada Generasi Z Di Kota Bandung. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(4).
Miller, S. (2019). Workload Measures Literature Review. National Advanced Driving Simulator, August, 65.
Nair, N. M. (2023). Workplace Expectations Of Gen Z Employees and Students. (Disertasi Master, Loyola College of Social Sciences, Universitas Kerala)
Pratami, E. I. (2024). Pengaruh budaya organisasi dan pengalaman kerja terhadap kompetensi dan kinerja pegawai di Kantor Pertanahan Kabupaten Musi Rawas. Journal of Management and Digital Business, 4(2), 354–367.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th Edition). Pearson.
Saifudin, M., Al Hakam, A. A., & Ismail, I. (2024). Model Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Era Digital. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3).
Subhekti, E. F. (2024). Fenomena Quiet Quitting di Kalangan Para Pekerja - Universitas Airlangga Official Website. https://unair.ac.id/fenomena-quiet-quitting-di-kalangan-para-pekerja/
Vadil, C., & Apostol, E. (2023). Organizational Culture Scale: Development and Validation in Philippine Context (Elma P. Apostol and Carlo F. Vadil, c 2023). SSRN Electronic Journal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zahra Qanitah Ferdyan Putri, Marwansyah Marwansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






.png)
