Analisa Karakteristik Pompa Air Terhadap Variasi Beban

Authors

  • Ryan Yudistira Universitas Pamulang
  • Edy Sumarno Universitas Pamulang

Abstract

A pump is a mechanical device used to transfer liquids from a lower elevation to a higher elevation or from a low-pressure area to a high-pressure area, and also functions to enhance flow rate in a piping system. During operation, pumps often experience a pressure drop, which refers to the reduction in pressure from one end of the pipe to the other. This pressure drop is influenced by changes in voltage, current, and valve position. In this study, the effect of gradually reducing voltage using an autotransformer on the pump's current and pressure output was observed. When the voltage was decreased from 220 volts (with a current of 1.8 A) to 180 volts, the current was reduced to 1.57 A. Additionally, valve position significantly affected the pressure drop. At 220 volts, a fully open valve (90°) produced a pressure drop of 2.110 Pa, while a semi-open valve (45°) resulted in a drop of 1.277 Pa. These results demonstrate that both voltage variation and valve position have a direct impact on the pressure output performance of the water pump.

 

Abstrak

Pompa merupakan mesin mekanis yang berfungsi untuk mengalirkan zat cair dari daerah bertekanan rendah ke daerah bertekanan tinggi atau dari dataran rendah ke dataran tinggi, serta sebagai penguat laju aliran dalam sistem perpipaan. Dalam pengoperasiannya, pompa mengalami fenomena penurunan tekanan (pressure drop), yaitu penurunan tekanan dari satu ujung pipa ke ujung lainnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh perubahan tegangan, arus, serta posisi keran. Penelitian ini mengamati pengaruh penurunan tegangan yang dilakukan secara bertahap menggunakan auto trafo terhadap arus listrik dan tekanan keluaran pompa. Saat tegangan diturunkan dari 220 volt (arus 1,8 A) menjadi 180 volt, arus tercatat menurun hingga 1,57 A. Selain itu, posisi keran juga memberikan pengaruh signifikan terhadap tekanan. Pada tegangan 220 volt, posisi keran full open (90°) menghasilkan penurunan tekanan sebesar 2,110 Pa, sedangkan pada posisi semi open (45°) penurunan tekanan tercatat sebesar 1,277 Pa. Hasil ini menunjukkan bahwa variasi tegangan dan posisi keran berpengaruh langsung terhadap performa tekanan keluaran pompa air.

Downloads

Published

2025-08-06