Analisa Tahanan Isolasi Kabel KMI 4x800 mm² Terhadap Terminasi Kabel Power 20kV pada Trafo 3 di Gardu Induk 150kV

Authors

  • Muhammad Lukman Hakim Universitas Pamulang
  • Edy Sumarno Universitas Pamulang
  • Himma Firdaus Universitas Pamulang
  • Yoyok Dwi Setyo Pambudi Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.32493/yepei.v2i2.52335

Abstract

PLN (Persero) as the State Electricity Company strives to optimally power the existing electrical energy along with the development of economic growth and the demand for electrical energy by consumers so that problems arise that must be faced by PLN, namely providing and maintaining the supply of electrical energy to meet consumer needs. In the electricity broadcast at the GIS New Senayan substation there is an anomaly in the form of hissing on the incoming 20kV panel originating from the 20kV cable and most of the incoming 20kV cable from the transformer has a fairly large leakage current. Suppose this is allowed to damage the cable and cause interference. Therefore, it is necessary to improve termination. The purpose of this paper is to analyze the termination of the incoming 20kV cable, explain the function of the termination of the incoming 20kV cable, and perform tests on the termination of the incoming 20kV cable. The procedure used in this research is a quantitative method. This is because the data used in this study are in the form of numbers, starting from data collection, data processing, to the results that can be obtained. Before repairing the termination, the leakage current value in the T1 phase was 0.27mA with a test voltage of 35kV. In the T3 phase it is 0.83mA with a test voltage of 30kV. before repairing the termination, the value of the leakage current in the T1 phase was 0.013 mA with a 46kV test voltage, and in the T3 phase it was 0.014mA with a 46kV test voltage, so after the termination repair the leakage current value decreased.

 

Abstrak

PT.PLN (Persero) sebagai Perusahaan Listrik Negara berusaha untuk menyuplai energi listrik listrik yang ada dengan optimal mungkin seiring berkembangnya pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi listrik oleh konsumen mak timbul permasalahan yag harus di hadapi oleh PLN, yaitu menyediakan dan menjaga pasokan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Pada penyaluran listrik di gardu induk GIS New Senayan terdapat anomaly berupa desis pada panel incoming 20kV yang bersumber dari kabel 20kV dan Sebagian besar kabel incoming 20kV dari trafo memiliki arus bocor yang cukup besar. Jika hal ini dibiarkan dapat merusak kabel dan mengakibatkan gangguan. Oleh karna itu perlu adanya perbaikan terminasi. Tujuan dari penulisan ini adalah menganalisa terminasi kabel incoming 20kV, menjelaskan fungsi dari terminasi kabel incoming 20kV, melakukan pengujian pada terminasi kabel incoming 20kV. Tata cara yang digunakan tata cara riset ini merupakan tata cara kuantitatif. Hal ini karena data yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk angka dari mulai pengumpulan data, pengolahan data, hingga hasil yang di dapat. Pada sebelum perbaikan terminasi nilai arus bocor pada fasa T1  yaitu sebesar 0,27mA dengan tegangan uji 35kV dan pada fasa T3 sebesar 0,83mA dengan tegangan uji 30kV. sesudah dilakukan perbaikan tereminasi nilai arus bocor pada fasa T1 sebesar 0,013mA dengan tegangan uji46kV dan pada fasa T3 sebesar 0,014mA dengan tegangan uji 46kV jadi setelah perbaikan terminasi nilai arus bocor mengalami penurunan.

Downloads

Published

2025-08-06