FINANCIAL FREEDOM ATAU FINANCIAL ANXIETY: ANALISIS PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN GENERASI Z DI TENGAH GEMPURAN PAYLATER
Keywords:
Generasi Z, Pay Later, Finansial, Perilaku Keuangan, DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z di
tengah meningkatnya penggunaan layanan paylater pada era digital. Fenomena paylater yang
menawarkan kemudahan transaksi dinilai mampu memberikan rasa kebebasan finansial,
namun di sisi lain juga memunculkan kecemasan finansial akibat perilaku konsumtif dan
pengelolaan keuangan yang kurang terkontrol. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan analisis fenomena digital yang
diperoleh dari artikel ilmiah, berita online, serta konten dan komentar media sosial yang relevan
dengan perilaku keuangan Generasi Z. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi
pola perilaku konsumsi, persepsi terhadap penggunaan paylater, serta dampaknya terhadap
kondisi finansial dan psikologis pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan
paylater pada Generasi Z dipengaruhi oleh faktor gaya hidup digital, tren media sosial,
kemudahan akses, serta dorongan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan secara instan. Di
sisi lain, penggunaan yang tidak disertai literasi keuangan yang baik berpotensi memunculkan
financial anxiety, seperti stres akibat tagihan, impulsive buying, dan kesulitan mengatur
prioritas keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi dan pengendalian finansial
menjadi faktor penting bagi Generasi Z dalam memanfaatkan layanan paylater secara bijak
agar tercipta keseimbangan antara kemudahan finansial dan kestabilan kondisi keuangan.
References
Archuleta, K. L., Dale, A., & Spann, S. M. (2013). College students and financial distress:
Exploring debt, financial satisfaction, and financial anxiety. Journal of Financial
Counseling and Planning, 24(2), 50–62.
Arianto, N., & Patilaya, E. (2018). Pengaruh kualitas produk dan kelengkapan produk terhadap
keputusan pembelian produk salt n pepper pada PT Mitra Busana Sentosa Bintaro.
Jurnal Pemasaran Kompetitif, 1(3), 1–20.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods
approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Lusardi, A. (2019). Financial literacy and the need for financial education: Evidence and
implications. Swiss Journal of Economics and Statistics, 155(1), 1–8.
https://doi.org/10.1186/s41937-019-0027-5
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods
sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (38th ed.). PT Remaja Rosdakarya.
Pratama, R., & Suhartini, S. (2022). Pengaruh financial technology dan literasi keuangan
terhadap perilaku konsumtif mahasiswa pengguna paylater. Jurnal Manajemen dan
Bisnis Digital, 2(1), 45–56.
Putri, A. N., Rahmawati, D., & Nugroho, A. (2021). Perilaku konsumtif mahasiswa pengguna
layanan paylater pada e-commerce di era digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Indonesia, 6(2), 112–123.
Rahmawati, D., & Nugroho, A. (2022). Pengaruh gaya hidup digital terhadap penggunaan fitur
paylater pada Generasi Z. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(3), 210–221.
Sari, M., & Hidayat, R. (2023). Financial anxiety pada Generasi Z akibat penggunaan paylater
dalam transaksi digital. Jurnal Psikologi Sosial, 21(1), 55–67.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.