Mewujudkan Keadilan dalam Perlindungan Hukum Bagi Perempuan Sebagai Pribadi yang Sama di Mata Hukum Dalam Pasal 6 The Universal Declaration of Human Rights

Authors

  • Putri Maharani Rahma Aisah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Tajul Arifin Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Ine Fauzia Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Keywords:

Gender Equality, Women, Legal Protection

Abstract

This research is motivated by the fact that gender inequality in the legal system remains a serious issue, with women often experiencing discrimination rooted in patriarchal cultural norms. Such discrimination, reflected in both formal and customary laws, obstructs women’s access to justice. This situation contradicts Article 6 of The Universal Declaration of Human Rights, which affirms that every individual has the right to recognition and protection as an equal before the law. The study aims to analyze the barriers faced by women in obtaining fair legal treatment and to explore efforts to achieve legal equality based on human rights principles. The research employs a normative juridical approach and uses a descriptive analytical method, with data analyzed through quantitative analysis techniques. The findings reveal that gender-based violence, such as domestic violence and sexual harassment, has not received adequate attention from the legal system. These challenges are further compounded by weak law enforcement and the slow pace of legislative reforms supporting gender equality. The study underscores the necessity of ensuring legal justice for women through inclusive legal reforms and the empowerment of women.

References

Benuf, K. (2020). Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurangi Permasalahan Hukum Kontemporer. Jurnal Gena Keadilan, 2 (1), 20.

Gunakaya, W. (2019). Hukum Hak Asasi Manusia. Penerbit Andi.

HAM, K. (2017). Rencana Aksi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia. Komnas HAM.

Hamidah, A. (2021). Urgensi Prinsip Non-Diskriminasi Dalam Regulasi Untuk Pengarus-Utamaan Kesetaraan Genderpengarus-Utamaan Kesetaraan Gender. Jurnal Hukum & Pembangunan, 51 (3), 688. https://doi.org/10.21143/jhp.vol51.no3.3129

Junaidi Junaidi, Muhammad Ardhi Razaq Abqa, M. A. et al. (2023). HUKUM & HAK ASASI MANUSIA: Sebuah Konsep dan Teori Fitrah Kemanusiaan Dalam Bingkai Konstitusi Bernegara. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Kaloko, F. A. (2023). Representasi Perempuan Dalam Pemilihan Anggota DPRD Kabupaten Dairi Periode 2019-2024. Univeritas Jambi.

Kayowuan Lewoleba, K., & Helmi Fahrozi, M. (2020). Studi Faktor-Faktor Terjadinya Tindak Kekerasan Seksual Pada Anak-Anak. Esensi Hukum, 2 (1), 32. https://doi.org/10.35586/esensihukum.v2i1.20

Khoiriyah, Z. (2023). Implementasi Civic Engagement Dalam Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender (Studi Fenomenologi di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan Periode 2022-2023). Universitas Pasundan.

Khotimah, K. (2009). Diskriminasi gender terhadap perempuan dalam sektor pekerjaan. Yinyang, 4 (1), 3. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/yinyang/article/view/226

Miranda, M. (2024). Sistem Patriarki Sebagai Faktor Pemicu Kekerasan Terhadap Perempuan: Analisis Teoritis Dan Empiris. Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 3 (5), 9.

Mulyadi, M. (2016). Peran Pemerintah dalam Mengatasi Pengangguran dan Kemiskinan dalam Masyarakat. Jurnal Kajian, 21 (3), 231. https://jurnal.dpr.go.id/index.php/kajian/article/view/776

Nurisman, E. (2022). Risalah Tantangan Penegakan Hukum Tindak Pidana Kekerasan Seksual Pasca Lahirnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4 (2), 175. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i2.170-196

Rahmawati, D. C. ayu, & Ahmadi, A. (2024). Budaya Patriarki pada Novel Lebih Senyap dari Bisikan Karya Andina Dwifatma (Kajian Feminisme Islam Squad Eddouada). BAPALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11 (2), 63. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/59972

Rika Kurniaty, Ikaningtyas, A. A. A. N. S. et al. (2021). Pengantar Hukum HAM Internasional. Universitas Brawijaya Press.

Rokhmansyah, A. (2016). Pengantar Gender dan Feminisme: Pemahaman Awal Kritik Sastra Feminisme. Penerbit Garudhawaca.

Smith, R. K. M., Christian, N. H., Ranheim, C., Arinanto, S., Falaakh, F., Soeprapto, E., Kasim, I., Rizki, R. M., Marzuki, S., Agus, F., Yudhawiranata, A., Sudjatmoko, A., Pradjasto, A., Eddyono, S. W., & Riyadi, E. (2018). Hukum Hak Asasi Manusia. In Universitas Esa Unggul.

Syahda, V. S. (2024). Pengaruh Implementasi Hukum Acara Pidana Terhadap Perlindungan Hak Asasi Tersangka dalam Proses Peradilan. Verdict: JournalofLawScience, 2 (2), 92. https://doi.org/10.59011/vjlaws.2.2.2024.90-101

Utami, P. N. (2016). Optimalisasi Pemenuhan Hak Korban Kekerasan Terhadap Perempuan Melalui Pusat Pelayanan Terpadu. Jurnal HAM, 7 (1), 57. https://doi.org/10.30641/ham.2016.7.71

Yoce Aliah Darma, S. A. (2022). Pemahaman Konsep Literasi Gender. Langgam Pustaka.

Downloads

Published

2025-08-15

How to Cite

Aisah, P. M. R., Arifin, T., & Fauzia, I. (2025). Mewujudkan Keadilan dalam Perlindungan Hukum Bagi Perempuan Sebagai Pribadi yang Sama di Mata Hukum Dalam Pasal 6 The Universal Declaration of Human Rights. Pamulang Law Review, 8(1), 126–135. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/palrev/article/view/45995