DAMPAK LEADERSHIP NARSIS YANG DAPAT MEMPENGARUHI MENTAL HEALTH DAN BURNOUT PADA KINERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN BHAKTI KARYA
Keywords:
Leadership NarsisAbstract
Kepemimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah dan kualitas kinerja karyawan di suatu organisasi. Namun, tidak semua gaya kepemimpinan memberikan pengaruh positif terhadap kinerja. Salah satu gaya kepemimpinan yang menarik untuk dikaji adalah kepemimpinan narsis, yaitu gaya kepemimpinan yang cenderung berpusat pada diri sendiri, berorientasi pada kekuasaan, serta kurang memperhatikan kesejahteraan psikologis bawahan. Gaya kepemimpinan ini berpotensi menimbulkan tekanan emosional, menurunkan kesehatan mental, dan meningkatkan risiko burnout di kalangan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan narsis terhadap kesehatan mental dan burnout, serta dampaknya terhadap kinerja karyawan di Perusahaan Bhakti Karya.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik analisis regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Sampel penelitian terdiri dari 43 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi kepemimpinan narsis (X1), kesehatan mental (X2), burnout (X3), dan kinerja karyawan (Y).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, kepemimpinan narsis, kesehatan mental, dan burnout tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,502 menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas secara bersama-sama mampu menjelaskan 50,2% variasi kinerja, sedangkan sisanya 49,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Meskipun demikian, arah hubungan antarvariabel sesuai dengan teori, di mana kepemimpinan narsis dan burnout berhubungan negatif terhadap kinerja, sedangkan kesehatan mental berhubungan positif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam konteks Perusahaan Bhakti Karya, faktor struktural dan budaya organisasi memiliki peran lebih dominan dibandingkan faktor psikologis individu. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajerial yang menekankan pada keseimbangan antara pencapaian kinerja dan kesejahteraan psikologis karyawan agar produktivitas tetap terjaga dalam jangka panjang.
References
Corey, G. (2013). Theory and practice of counseling and psychotherapy (9 (ed.)). Brooks/Cole.
Demerouti, E., & Bakker, A. B. (2001). The Job Demands-Resources Model of Burnout. Journal of Applied Psychology.
Farhati, L., & Rosyid, R. (1996). Stres dan Burnout dalam Dunia Kerja. Universitas Indonesia Press.
Judge, T. A., & Bono, J. E. (2001). Relationship of core self-evaluations traits—self-esteem, generalized self-efficacy, locus of control, and emotional stability—with job satisfaction and job performance: A meta-analysis. Journal of Applied Psychology, 86(1), 80–92. https://doi.org/10.1037/0021-9010.86.1.80
Macenczak, L. A., Campbell, W. K., Henley, A. B., & Campbell, S. M. (2016). Narcissism and Leadership: A Review of Emerging Research. Personality and Individual Differences.
Maslach, C. (2001). Burnout: The Cost of Caring. Malor Books.
Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Understanding the burnout experience: Recent research and its implications for psychiatry. World Psychiatry, 15(2), 103–111. https://doi.org/10.1002/wps.20311
Organization, W. H. (2018). Mental health: Strengthening our response. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response
Organization, W. H. (2020). Mental health in the workplace: Information sheet. WHO Press. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-in-the-workplace
Rahman, A., & Amalia, N. (2020). Narsisme dan Pengakuan Diri pada Individu. Jurnal Psikologi Modern.
Raskin, R., & Hall, C. S. (1979). A narcissistic personality inventory. Psychological Reports, 45(2), 590. https://doi.org/10.2466/pr0.1979.45.2.590
Rosenthal, S. A., & Pittinsky, T. L. (2006). Narcissistic leadership. The Leadership Quarterly, 17(6), 617–633. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2006.10.005
Ryff, C. D., & Singer, B. (2008). Know thyself and become what you are: A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness Studies, 9(1), 13–39. https://doi.org/10.1007/s10902-006-9019-0
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.