PERAN KOMUNIKASI INTERNAL DAN KESEHATAN MENTAL DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS KARYAWAN DI PT POS INDONESIA (PERSERO) CABANG JAKARTA BARAT
Keywords:
kesehatan mentalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi internal dan kesehatan mental dalam meningkatkan loyalitas karyawan di PT Pos Indonesia (Persero). Dalam konteks organisasi modern yang dinamis, loyalitas karyawan tidak hanya ditentukan oleh faktor finansial, tetapi juga oleh kualitas interaksi sosial dan kesejahteraan psikologis di tempat kerja. Komunikasi internal yang efektif mampu memperkuat rasa memiliki dan keterikatan emosional karyawan terhadap perusahaan, sementara kesehatan mental yang terjaga berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 37 responden karyawan PT Pos Indonesia wilayah Jakarta Barat. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi, serta regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh parsial dan simultan antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal dan kesehatan mental berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan, baik secara parsial maupun simultan, dengan kontribusi sebesar 52,5%. Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik kualitas komunikasi dan kondisi mental karyawan, semakin tinggi pula tingkat loyalitas mereka terhadap perusahaan.
Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi agar perusahaan memperkuat sistem komunikasi internal yang terbuka, transparan, dan dua arah, serta membangun program dukungan kesehatan mental yang berkelanjutan. Dengan demikian, PT Pos Indonesia dapat menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki komitmen dan keterikatan emosional yang kuat terhadap organisasi.
References
Anand, A., & Stocker, F. (2024). Internal communication and employee commitment: Exploring engagement pathways in public organizations. Journal of Organizational Communication Studies, 12(3), 211–229. https://doi.org/10.1016/j.jocs.2024.02.011
Berndt, T. J. (2002). Friendship quality and social development. Current Directions in Psychological Science, 11(1), 7–10.
Frontiers in Psychology. (2022). Emotional exhaustion among health workers in Indonesia: A cross-sectional study. Frontiers in Psychology, 13, 890366. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.890366
MUC Consulting. (2024, October 10). Employee well-being is not just about material needs but also the mind. https://muc.co.id/en/career/issue/8/employee-well-being
Nguyen, H. T., & Ha, N. L. (2023). Internal communication, employee engagement, and job satisfaction: Their impact on employee loyalty. Palgrave Communications, 10(1), 806–815. https://doi.org/10.1057/s41599-023-01806-8
ResearchGate. (2024, October 12). The role of internal communication in building a positive corporate culture. https://www.researchgate.net/publication/382240925
Saefurrohman. (2005). Pengembangan database spasial untuk pembuatan aplikasi berbasis GIS. Jurnal Teknologi Informasi Dinamik, 133–142.
Sinitsyna, E., Anand, A., & Stocker, F. (2024). Communication satisfaction and mental well-being in hybrid workplaces. Journal of Business Psychology, 39(2), 155–173. https://doi.org/10.1177/08933189241245678
Staffbase. (2024, October 14). Employee communication impact 2024: Global report on internal communication effectiveness. https://staffbase.com/blog/employee-communication-impact2024
Westscience Press. (2024). Workplace well-being, career support, and employee loyalty in Indonesia’s creative industries. West Science Journal of Social and Human Studies, 7(2), 143–155. https://wsj.westscience-press.com/index.php/wsshs/article/view/1428
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.